TRIBUN-TIMUR.COM - Penderitaaan warga Gowa, Sulawesi Selatan, semakin berlapis. Kering. Kurang air, mati lampu, dan telat gaji. Proyek tersentat. Ruwet. Gowa memang berbeda dari yang lain di era ini.
Konflik berkepanjangan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Gowa mulai menimbulkan dampak serius terhadap roda pemerintahan.
Seteru eksekutif-legislatif di Gowa membuat vakum pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan semua menerima upah dari uang negara pasti telat. Anggaran proyek yang dibiayai APBD pasti