TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU menepis isu-isu poilitik transaksional yang sempat muncul selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akhir Agustus 2026 lalu.
Sebagai informasi, Gus Kikin resmi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Gus Kikin dipilih sebagai Ketua Umum PBNU secara mufakat melalui putusan sidang Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam