Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri mengevaluasi pelaksanaan acara yang menggunakan sound horeg. Hal itu disampaikan menyusul tiga orang meninggal dunia dalam insiden yang berkaitan dengan sound horeg di Jawa Timur sepanjang Agustus 2026.
Sahroni menilai evaluasi perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan memakan korban jiwa.
"Pihak Polri harus dan wajib evaluasi acara sound horeg tersebut karena sudah memakan korban. Kalau tidak dievaluasi, semakin banyak korban ke depan," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu