REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – RedDoorz memperluas jaringan bisnis perhotelannya di Asia Tenggara dengan mengandalkan model bisnis berbasis teknologi dan kemitraan dengan pemilik properti independen. Memasuki tahun ke-11, perusahaan telah bermitra dengan lebih dari 4.100 properti di Indonesia dan Filipina yang tersebar di lebih dari 300 kota.
Ekspansi tersebut dilakukan melalui tujuh merek hotel yang menyasar berbagai segmen wisatawan. RedDoorz mengembangkan portofolionya mulai dari akomodasi segmen bujet hingga premium dan akomodasi privat.
Perusahaan juga mengandalkan teknologi untuk mendukung pengelolaan jaringan hotel mitra.