KATHMANDU, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di Nepal dan China telah menembus 1.000 orang hingga Selasa (1/9/2026) atau 6 hari pasca-kejadian.
Stasiun televisi pemerintah China CCTV, mengutip data dari kepolisian Nepal, melaporkan korban tewas di Nepal saja mencapai 1.056 orang. Data berbeda disampaikan kantor berita Reuters yang menyebut korban tewas di Nepal mencapai 1.003 orang.
Selain itu, lebih dari 3.900 orang masih hilang, termasuk 600 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sepanjang Sungai Trishuli.