Jakarta (ANTARA) - Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Pediatrics mengungkapkan adanya hubungan yang mengkhawatirkan antara penggunaan chatbot kecerdasan artifisial/AI dan masalah emosional pada anak-anak serta remaja yang lebih rentan terhadap dampak negatifnya.
Menurut laporan New York Post pada Senin (31/1) waktu setempat, penelitian tersebut melibatkan survei terhadap hampir 40.000 siswa kelas empat hingga kelas 12 di Ontario, Kanada, mengenai penggunaan AI.
Lebih dari 21 persen siswa melaporkan menggunakan AI generatif untuk “tujuan afektif”, yang berarti mencari dukungan