TRIBUNNEWS.COM - Di tengah tren global yang didominasi oleh layanan percakapan berbasis kecerdasan buatan (AI), ChatTJB hadir sebagai inovasi berbeda dengan menekankan interaksi murni antarmanusia.
Platform ini dirancang untuk menghadirkan komunikasi digital yang lebih autentik, tanpa campur tangan algoritma atau bot AI.
Inisiatif tersebut digagas oleh mantan pegawai Google, Tucker Bryant (32).
Bryant memang menulis AI dalam platform-nya, tetapi bukan Artificial Intelligence, melainkan Average Individual.
ChatTJB (https://chattjb.org/) tampak sangat mirip dengan chatbot AI lainnya.
Terdapat kotak tempat pengguna mengetik pertanyaan