TRIBUNNEWS.COM - Kabar menyentuh hati kembali datang dari dunia pendidikan di Indonesia.
Sejumlah siswa SD dan SMP di Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, harus bertaruh nyawa setiap berangkat dan pulang sekolah.
Belasan siswa harus naik rakit bambu untuk menyeberangi Waduk Saguling untuk berangkat sekolah.
Bukan tanpa alasan, mereka rela mempertaruhkan nyawanya demi bisa segera sampai di sekolah.
Sebenarnya, mereka bisa memilih jalur memutar dengan jalan kaki, namun jaraknya cukup jauh dengan menempuh sekitar 30 menit