TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi menyampaikan usulan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram untuk masuk dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Bahlil mengungkapkan, pemerintah mengusulkan volume BBM bersubsidi sebesar 19,561 juta kiloliter.
Angka tersebut terdiri dari alokasi minyak tanah sebesar 0,561 juta kiloliter dan minyak solar sebesar 19 juta kiloliter.