REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah penyandang disabilitas netra di Kota Denpasar, Bali, tetap bekerja secara mandiri sebagai tukang pijat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kesempatan ekonomi yang setara bagi penyandang disabilitas.
Kariyasa mengatakan keterbatasan penglihatan semestinya tidak menjadi penghalang bagi penyandang disabilitas untuk bekerja dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi semangat saudara-saudara penyandang disabilitas netra yang tetap bekerja, mandiri, dan tidak menyerah pada keadaan. Kehadiran kita