TRIBUNNEWS.COM, NEPAL - Siang itu, Rabu (26/8/2026), Sekolah Menengah Tribhuvan Trishuli di Bidur, Nepal, ramai seperti biasanya.
Kepala Sekolah Rajendra Dawadi kaget ketika akuntannya masuk ruangan sambil berteriak.
"Banjir akan datang, banjir akan datang!" dia berteriak sekencang-kencangnya.
Seketika kepala sekolah mengumumkan evakuasi 900 siswa dan 16 anggota staf pengajar.
Para siswa dan staf dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi.
Dawadi menginstruksikan bus-bus membawa lebih banyak siswa.
"Saat kekacauan menyebar, setidaknya satu siswa pingsan," kata Dawadi.
Ada juga para orang tua,