Reaksi meremehkan perasaan anak saat menangis atau sedih kerap dianggap sepele oleh orang dewasa. Padahal, ucapan yang mengabaikan emosi si kecil dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembang dan kesehatan mental mereka.
Dokter psikiatri anak dari RS Marzoeki Mahdi, dr. Widi Primaciptadi, menegaskan bahwa emosi anak kecil haram hukumnya untuk dipandang sebelah mata.
Masalah yang dinilai sepele oleh orang dewasa, seperti kehilangan alat tulis atau tidak diajak bermain oleh teman, dapat dirasakan sebagai tekanan luar biasa bagi anak-anak.
Kondisi tersebut terjadi