Jakarta, Beritasatu.com - Kesepakatan minyak jangka panjang antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela memunculkan tanda tanya di kalangan ahli. Kerja sama tersebut diperkirakan memberikan akses kepada AS atas sekitar 65 miliar barel cadangan minyak Venezuela yang dapat dipulihkan.
Melansir Reuters, Senin (31/8/2026), kesepakatan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump dan dikonfirmasi Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez itu diperkirakan berlangsung sedikitnya 25 tahun. Namun, sejumlah ahli mempertanyakan legalitas, mekanisme pelaksanaan, serta transparansi kesepakatan yang dibuat kedua negara.
Pakta tersebut mencakup 17