Tokyo (ANTARA) - Kementerian Perindustrian Jepang, Senin, berupaya melakukan survei awal di sebuah kota di Prefektur Ibaraki, dekat Tokyo, dengan tujuan menjadikannya lokasi potensial pembuangan limbah radioaktif tingkat tinggi.
Hitachiomiya akan menjadi lokasi kelima untuk survei awal semacam itu jika kota tersebut menerima rencana tersebut.
Proses pemilihan itu melibatkan tiga tahap yang berlangsung selama sekitar 20 tahun.
Survei awal, yang merupakan tahap pertama, memakan waktu sekitar dua tahun, dan pemerintah daerah yang berpartisipasi dapat menerima subsidi hingga 2 miliar yen