Liputan6.com, Jakarta - Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melumpuhkan operasional di Bandara Internasional Supadio, Kalimantan Barat. Akibat jarak pandang yang merosot tajam, sebanyak 10 jadwal penerbangan terpaksa disesuaikan pada Senin pagi.
Pjs General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Mohamad Arifin, mengonfirmasi bahwa penyesuaian jadwal penerbangan tersebut diambil demi menjaga keselamatan penerbangan di tengah minimnya visibilitas.
"PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio terpaksa melakukan penyesuaian jadwal penerbangan akibat penurunan jarak