TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dokter Spesialis Paru, dr. Anggie Indari, menjelaskan bahwa asap karhutla mengandung campuran gas dan partikel berukuran sangat kecil. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah particulate matter atau PM2.5.
PM2.5 merupakan partikel dengan diameter kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Karena ukurannya sangat kecil, partikel tersebut dapat terhirup dan masuk jauh ke dalam paru-paru.
“Semakin tinggi konsentrasi PM2.5 dan semakin lama seseorang terpajan, semakin besar pula risiko gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan,” ujar dr. Anggie dikutip dari