TRIBUNNEWS.COM - Ukraina menghadapi persoalan serius dalam mempertahankan wilayahnya dari serangan rudal balistik Rusia.
Dengan persediaan rudal pencegat yang terbatas, Kyiv mulai menggunakan strategi berbeda yaitu bukan hanya berusaha menembak jatuh rudal setelah diluncurkan, tetapi memburu dan menghancurkan sistem peluncurnya sebelum serangan terjadi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa pasukan Ukraina pada 22 Agustus berhasil menyerang sebuah peluncur rudal balistik Iskander Rusia yang berada di dekat perbatasan Ukraina.
Ia tidak mengungkapkan lokasi maupun metode serangan secara rinci karena alasan keamanan,