TRIBUNNEWS.COM - Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan Angkatan Udaranya telah merespons sebuah pesawat nirawak atau UAV yang terdeteksi di atas perairan teritorial negara tersebut setelah mendekat dari arah Iran.
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan pada Senin bahwa drone tersebut terdeteksi ketika berada di wilayah perairan teritorial UEA.
Angkatan Udara kemudian mengambil tindakan sebagai respons terhadap potensi ancaman tersebut.
Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata UEA tetap berada dalam kondisi siaga tinggi untuk menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Pertahanan