Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pertumbuhan kinerja bisnis asuransi jiwa yang positif dalam periode semester pertama atau Januari-Juni 2026, yang tecermin dari meningkatnya pendapatan premi, jumlah polis, dan jumlah tertanggung.
Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menyampaikan pendapatan premi asuransi jiwa unweighted semester I 2026 mencapai Rp94,75 triliun atau tumbuh 8,2 persen year on year.
"Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap premi asuransi tetap terjaga dan semakin luasnya kepemilikan perlindungan asuransi jiwa di masyarakat kita,"