TRIBUNNEWS.COM - Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Islah Bahrawi menyebut tidak terpilihnya lagi Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 karena Miftachul Akhyar terpilih lagi menjadi Rais 'Aam PBNU.
Pasalnya, antara Gus Yahya dan Miftachul Akhyar telah terjadi gesekan sebelumnya.
Namun, Islah tidak menjelaskan peristiwa yang mengakibatkan terjadinya gesekan tersebut.
"Saya sudah punya prediksi bahwa peluang petahana (Gus Yahya) untuk kembali terpilih itu tipis memang. Karena kita tahu, sebelumnya telah terjadi dinamika