RRI.CO.ID, Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada 1 September 2026, hampir seluruh wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) diprediksi memiliki Tingkat kemudahan terbakar dilapisan atas permukaan tanah dengan potensi sangat mudah terbakar, kecuali disebagian wilayah Kolaka dan Kolaka Utara.Kepala Stasiuan Klimatologi Sulawesi Tenggara, Kusairi, S.Si.,MM mengatakan terdapat 117 titik panas (hotspot) teridentifikasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan dengan katagori Tingkat kepercayaan rendah, menengah dan tinggi.“Untuk kategori terhadap titik panas terdapat di wilayah Kabupaten Bombana dan Konawe
Berita Daerah
BMKG: Wilayah Sultra Potensi Sangat Mudah Terbakar | LPP RRI