KATHMANDU, iNews.id - Otoritas China mengungkap 546 orang hilang akibat banjir bandang dahsyat yang menerjang negara itu pada 26 Agustus lalu. Dari jumlah tersebut 261 di antaranya adalah warga asing.
Para korban hilang tersebut sedang berada di pos perbatasan China-Nepal, Gyirong, saat banjir disertai tanah longsor menerjang. Mereka masih berada di wilayah otonomi Tibet (Xijang), China, saat kejadian, sehingga dihitung sebagai korban yang berada di negara tersebut.
Kantor berita pemerintah China Xinhua melaporkan, sebanyak 261 warga asing yang hilang berasal