Jakarta, tvOnenews.com – Keluarga Bambang Setiawan (60), warga yang meninggal dunia setelah kerusuhan aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, memilih menolak autopsi terhadap jenazah Bambang.
Keputusan itu diambil setelah keluarga melihat langsung kondisi tubuh Bambang yang disebut sudah sangat memprihatinkan.
Putra Bambang, Wisnu (35), mengatakan dirinya tiba di RS Polri Kramat Jati menjelang azan subuh untuk memastikan keberadaan sang ayah. Namun, ia masih harus menunggu sebelum diperbolehkan melihat jenazah Bambang.
“Rumah Sakit Polri itu aku sampai pas sebelum azan