Jombang, Beritasatu.com - Pemilihan ketua umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) berdasarkan hasil voting akan memakai mekanisme ahlul halli wal aqdi (AHWA). Untuk diketahui AHWA digunakan dalam forum muktamar untuk memilih jajaran pimpinan tertinggi (seperti rais am) melalui sistem musyawarah mufakat demi menjaga muruah organisasi
Dari 552 suara dalam voting, 401 peserta menyetujui perubahan mekanisme pemilihan ketua umum PBNU. Sisanya 150 suara memilih mekanisme tetap atau voting dan satu suara tidak sah.
"Sebanyak 401 menyetujui untuk dilakukan perubahan