TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK TENGAH – Proses pemulihan warga Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, kini terus berlanjut setelah musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman adat tersebut pada Sabtu (22/8/2026).
Peristiwa itu berdampak pada setidaknya 120 kepala keluarga atau sekitar 320 jiwa, sekaligus mengancam keberlangsungan aktivitas sosial, ekonomi, hingga kelestarian budaya masyarakat Sasak.
Tak hanya merusak rumah warga, api juga menghanguskan sejumlah artshop, peralatan tenun tradisional, perlengkapan kesenian, benda pusaka, hingga naskah lontar bersejarah.
Kondisi ini menuntut penanganan pascabencana yang