Jakarta (ANTARA) - PT Kimia Farma (Persero) Tbk memperluas edukasi publik mengenai keamanan dan pemanfaatan terapi sel punca serta mendorong studi multisenter untuk memperkuat bukti medis dalam pemanfaatan klinis terapi regeneratif.
Direktur Komersial Kimia Farma Hanadi Setiarto mengatakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran regeneratif membuka peluang baru dalam layanan kesehatan, tetapi perlu diimbangi dengan edukasi yang memadai kepada masyarakat.
"Fokus jangka pendek kami tidak sebatas memperkenalkan StemXera ke publik, melainkan memperluas jaringan fasilitas kesehatan yang mampu menyediakan