Jakarta (ANTARA) - Pemberian ASI lebih lama dikaitkan dengan lebih rendahnya gejala ADHD pada anak, menurut penelitian terbaru Universitas Bergen, Norwegia.
Dilaporkan Scitechdaily, Kamis (27/8), penelitian yang melibatkan 37.600 keluarga dalam Norwegian Mother, Father and Child Cohort Study (MoBa) menemukan bahwa semakin lama anak mendapat ASI eksklusif hingga enam bulan, semakin rendah tingkat gejala ADHD pada usia tiga, lima, dan delapan tahun. Hubungan tersebut paling kuat pada usia tiga dan lima tahun.
Penelitian ini berangkat dari kandungan ASI yang memiliki