REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Sesungguhnya amal seseorang akan terputus dengan kematiannya. Demikian pula aliran pahala yang terus diperbarui untuknya akan terhenti, kecuali dalam beberapa perkara.
Hal itu karena orang yang telah meninggal tersebut menjadi sebab lahirnya amal-amal itu. Anak yang saleh merupakan bagian dari hasil didikannya.
Demikian pula ilmu yang ia tinggalkan melalui pengajaran maupun karya tulis. Begitu juga perjuangan menjaga kaum Muslimin di jalan Allah dan sedekah jariyah, yaitu wakaf.
Berikut penjelasan mengenai amal-amal tersebut.
1. Meninggal dalam keadaan berjaga perang