TRIBUNNEWS.COM - Nepal menyatakan tidak memerlukan bantuan asing untuk operasi pencarian dan penyelamatan pascabanjir bandang dahsyat yang melanda pada hari Rabu (26/8/2026).
Padahal, terdapat tawaran dari beberapa negara yang warganya dilaporkan hilang dalam bencana tersebut.
Banjir tersebut menerjang berbagai wilayah, termasuk Distrik Rasuwa di dekat perbatasan China, meratakan seluruh kota, merusak pembangkit listrik tenaga air, dan menewaskan hampir 500 orang.
Ratusan warga negara asing masih dinyatakan hilang, termasuk dari Korea Selatan, yang menyatakan telah mengirimkan tim tanggap darurat ke Nepal