Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mengusulkan agar penerapan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia dibagi menjadi tiga klaster berdasarkan karakteristik dan kesiapan wilayah, yakni perkotaan, perdesaan, dan daerah tertinggal.
Dia menilai pembagian tersebut penting supaya pemanfaatan teknologi tidak dilakukan secara seragam, mengingat kondisi infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) di setiap daerah berbeda.
"Kita bagi menjadi tiga kelompok, perkotaan, perdesaan dan daerah tertinggal," ujar Dede usai menghadiri kegiatan Pink Model United Nations (PinkMUN) 2026 di