REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Pimpinan YPPI AQL dan Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Ar-Rahman, Dr (HC) KH Bachtiar Nashir, menyoroti sebuah persoalan penting yaitu tingginya interaksi umat dengan Alquran belum selalu berbanding lurus dengan transformasi karakter, keputusan hidup, dan tatanan sosial.
Dia menilai persoalan yang dihadapi bukan semata keterbatasan akses terhadap Alquran, melainkan perlunya metode yang mampu menjembatani pemahaman ayat, penggalian hidayah, hingga amal yang terjaga dan membentuk karakter.
Hal itu dia sampaikan saat menyampaikan kuliah kehormatan mengusung tema “The Qur’an as