Pimpinan Pusat (PP) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menggaungkan gerakan Fatayat Anti Kekerasan (Fantik). Pj Ketua Umum Fatayat NU Dewi Winarti mengatakan gerakan anti kekerasan yang dibangun Fatayat NU bertujuan memperkuat pesantren sebagai ruang yang aman bagi santri.
“Terus terang keterbukaan anak santri ketika menjadi korban, dia akan berani ketika orang yang menjadi rujukannya adalah orang agak jauh dari mereka. Makanya kita bangun komunitas kecil di pesantren untuk mereka bisa menjadi penggerak,” kata Dewi di Pondok Pesantren Al Amanah 2 Bahrul