Liputan6.com, Madrid - Luka-luka baru ditemukan pada tubuh salah satu orca tertua yang diketahui di Semenanjung Iberia, memicu penyelidikan di Spanyol. Kelompok konservasi menduga paus pembunuh tersebut menjadi sasaran tembakan.
Dikutip dari Fox News, Jumat (28/8/2026), orca bernama Toni terlihat muncul ke permukaan di Selat Gibraltar dengan sejumlah luka baru di sirip punggung dan bagian punggungnya.
Luka tersebut tidak terlihat dalam foto-foto Toni yang diambil beberapa waktu sebelumnya. Kementerian Transisi Ekologi dan Tantangan Demografis Spanyol (MITECO) menyebut luka tersebut kemungkinan