TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jangan buru-buru membuang tempurung kelapa.
Di tangan Prof Eko Hadi Sujiono dan tim peneliti Universitas Negeri Makassar (UNM), limbah tempurung kelapa diolah menjadi material maju berbagai kebutuhan teknologi.
Penelitiannya telah menghasilkan sejumlah produk turunan material dan prototipe yang saat ini masih terus dikembangkan.
Penelitian itu bermula saat pandemi Covid-19 membuat proses pengadaan peralatan dan bahan penelitian mengalami kendala.
Sebagai peneliti, ia mengaku harus menunggu hingga satu tahun untuk mendapatkan sejumlah peralatan dan bahan yang dibutuhkan.
Kondisi tersebut