Teheran (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka jika AS tolak persyaratan Iran. Hossein Mohebbi, juru bicara IRGC, mengatakan kepada awak media bahwa jalur perairan strategis tersebut tetap berada di bawah kendali Iran dan tidak ada kapal yang dapat melintasinya tanpa izin dari Iran.
"Semua kapal perang musuh berada setidaknya 400 kilometer dari Selat Hormuz, dan dari sudut pandang militer serta teritorial, tidak ada kapal yang dapat melintasi jalur perairan ini tanpa izin