Istanbul (ANTARA) - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengatakan dialog dengan Amerika Serikat mandek dan belum ada agenda jelas untuk negosiasi.
Diaz-Canel juga membantah klaim bahwa Kuba berada di ambang kehancuran ekonomi, demikian dilaporkan surat kabar Brasil Folha de S.Paulo seperti dikutip Anadolu pada Rabu.
"Ada keinginan untuk berdialog dan ada pejabat dari pemerintah kami yang telah berbicara dengan pihak Pemerintah AS. Namun, sejauh ini belum memungkinkan untuk mencapai kemajuan. Tidak ada agenda," kata Diaz-Canel.
Dia mengatakan Kuba tetap bersedia membuka