KOMPAS.com — Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengarahkan kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Dengan begitu dapat membuka lapangan pekerjaan produktif, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas pasar bagi petani serta pelaku usaha lokal, dan menarik investasi.
Transformasi tersebut dinilai semakin relevan di tengah dinamika ekonomi serta geopolitik global.
Professor of Economics dari Adam Smith Business School, University of Glasgow, Prof. Soner Baskaya, menyebut transmigrasi sebagai “the right programme at the right time.”
Menurut Prof. Baskaya, Indonesia berada pada posisi yang menguntungkan di