JAKARTA, KOMPAS.com- Polri mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan banyaknya unggahan ulang atau repost di media sosial sebagai ukuran kebenaran sebuah informasi.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, informasi yang banyak beredar belum tentu telah terverifikasi. Terlebih, konten lama bisa kembali muncul dengan narasi dan konteks yang berbeda.
"Jangan menjadikan jumlah repost sebagai ukuran kebenaran. Semakin banyak informasi yang kita terima, justru semakin penting bagi kita untuk melakukan cek dan cross-check,” kata Isir dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Isir