TRIBUN-TIMUR.COM - Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) beserta beberapa pejabat kampus lainnya pekan ini semestinya tidak dibaca sebagai kejadian yang berdiri sendiri.
Publik boleh lega sesaat melihat aparat penegak hukum bergerak, tetapi jangan sampai terlena.
Penangkapan itu ibarat membedah satu bisul kecil di permukaan kulit, sementara infeksinya telah menjalar ke hampir seluruh aliran darah sektor pendidikan kita.
Kita patut menduga, kasus di Unsoed hanyalah puncak gunung es yang kebetulan tersapu radar