Surabaya (ANTARA) - Kota yang terus bergerak menuntut pelayanan publik ikut bergerak. Urusan yang dahulu identik dengan antrean, loket, dan perjalanan ke kantor pelayanan kini perlahan didekatkan kepada warga.
Perubahan itu bukan semata-mata soal teknologi, melainkan tentang bagaimana negara mengurangi jarak dengan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satunya terlihat dalam layanan pajak kendaraan yang mulai mengikuti ritme kehidupan masyarakat. Negara dituntut bukan hanya memungut, tetapi juga menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan dekat.
Gambaran itu terlihat di Kota Surabaya,