Oleh: Ustadz Fahmi Salim, Presidium Majelis Arah Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Memperingati maulid Nabi pasti selalu identik dengan kata Sirah Nabawiyah. Tidak adil jika Sirah Nabawiyah direduksi menjadi kumpulan tanggal, nama, peperangan, hijrah, dan peristiwa sejarah. Sirah memang sejarah, tetapi ia adalah sejarah yang hidup.
Di dalamnya kita menyaksikan bagaimana wahyu membentuk manusia secara nyata: membentuk akal, akhlak, keluarga, masyarakat, kepemimpinan, bahkan peradaban. Al-Qur'an berbicara tentang sabar, keadilan, kasih sayang, keberanian, amanah, tawakal, dan pengorbanan; sirah memperlihatkan bagaimana nilai-nilai itu