Kurator Berita YPWIK 30 Agustus 2026 21:20 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 803 Pendidikan 418 Tekno 615 Olahraga 1385 Ekonomi 3047 Kesehatan 440 Nasional 4749 Berita Daerah 620 Gaya Hidup 73 Luar Negeri 731 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
6 bisnis Ruben Onsu, dari Geprek Bensu hingga media digital
BN
6 bisnis Ruben Onsu, dari Geprek Bensu hingga media digital

6 bisnis Ruben Onsu, dari Geprek Bensu hingga media digital

29 Agustus 2026 08:18 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Ruben Onsu dikenal sebagai presenter sekaligus pengusaha yang memiliki sejumlah lini bisnis di bidang kuliner, media digital, kesehatan dan nutrisi. Namanya kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta S...

Jakarta (ANTARA) - Ruben Onsu dikenal sebagai presenter sekaligus pengusaha yang memiliki sejumlah lini bisnis di bidang kuliner, media digital, kesehatan dan nutrisi.

Namanya kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi. Polisi menyebut nilai modal yang menjadi objek perkara mencapai Rp3,5 miliar. Ruben dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada 28 Agustus 2026.

Meski demikian, penetapan status tersangka tersebut tidak berarti seluruh bisnis yang pernah dijalankan Ruben berkaitan dengan perkara hukum yang sedang diproses. Polisi juga belum mengungkap secara spesifik nama usaha yang menjadi objek investasi dalam kasus tersebut.

Lantas,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemdiktisaintek susun RPL guna percepat ketersediaan tenaga kesehatan
BN
Kemdiktisaintek susun RPL guna percepat ketersediaan tenaga kesehatan

Kemdiktisaintek susun RPL guna percepat ketersediaan tenaga kesehatan

29 Agustus 2026 08:16 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi mahasiswa bidang kesehata...

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi mahasiswa bidang kesehatan yang telah melampaui batas masa studi untuk mempercepat ketersediaan tenaga kesehatan.

"Kebijakan ini memberikan jalur penyelesaian akademik yang terukur bagi mahasiswa yang telah melampaui batas masa studi sehingga secara administratif berada dalam kondisi putus studi (drop out/DO) atau mengundurkan diri," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek Khairul Munadi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Dirjen Dikti menyebut mekanisme RPL memudahkan rekognisi capaian pembelajaran yang telah diperoleh sebelumnya berdasarkan hasil asesmen, sehingga mahasiswa memperoleh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sabtu pagi, udara Jakarta masuk sepuluh besar terburuk di dunia
BN
Sabtu pagi, udara Jakarta masuk sepuluh besar terburuk di dunia

Sabtu pagi, udara Jakarta masuk sepuluh besar terburuk di dunia

29 Agustus 2026 07:03 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu pagi ini menduduki posisi sepuluh besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk kategori udara tak sehat. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir p...

Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu pagi ini menduduki posisi sepuluh besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk kategori udara tak sehat.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.50 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di posisi kedelapan terburuk di dunia dengan angka 149 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Polusi udara Jakarta yakni PM2.5 dan nilai konsentrasi 48.3 mikrogram per meter kubik. Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif, karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif, atau bisa menimbulkan kerusakan pada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Australia akan evakuasi ilmuwan dari Pulau Sub-Antarktika
BN
Australia akan evakuasi ilmuwan dari Pulau Sub-Antarktika

Australia akan evakuasi ilmuwan dari Pulau Sub-Antarktika

29 Agustus 2026 06:55 Antara - Terkini Kesehatan

Canberra (ANTARA) - Pemerintah Australia pada Jumat (28/8) mengatakan akan mengevakuasi para ilmuwan dari sebuah pulau sub-Antarktika karena adanya "risiko psikososial" dari potensi merebaknya wabah flu burung H5N1. Departemen Per...

Canberra (ANTARA) - Pemerintah Australia pada Jumat (28/8) mengatakan akan mengevakuasi para ilmuwan dari sebuah pulau sub-Antarktika karena adanya "risiko psikososial" dari potensi merebaknya wabah flu burung H5N1.

Departemen Perubahan Iklim, Energi, Lingkungan, dan Air (Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water/DCCEEW) mengatakan pihaknya akan menarik sementara staf dari stasiun penelitian Program Antarktika Australia di Pulau Macquarie, wilayah terpencil Australia yang terletak sekitar 2.000 km sebelah tenggara daratan utama.

DCCEEW mengatakan bahwa galur flu burung H5N1 yang sangat patogenik itu belum terdeteksi di pulau tersebut, tetapi para pakar memperkirakan peristiwa kematian signifikan kemungkinan besar akan terjadi pada musim

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pengin Awet Muda? Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Beli Suplemen Kolagen
BN
Pengin Awet Muda? Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Beli Suplemen Kolagen

Pengin Awet Muda? Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Beli Suplemen Kolagen

29 Agustus 2026 02:00 CNN Indonesia - Gaya Hidup Kesehatan

Banyak orang mulai melirik suplemen kolagen saat melihat tanda-tanda penuaan dini mulai mencuat. Seiring bertambahnya usia, terlebih menjelang usia 30-an produksi kolagen memang mulai berangsur menurun. Lalu mengapa kolagen yang d...

Banyak orang mulai melirik suplemen kolagen saat melihat tanda-tanda penuaan dini mulai mencuat. Seiring bertambahnya usia, terlebih menjelang usia 30-an produksi kolagen memang mulai berangsur menurun.

Lalu mengapa kolagen yang dikejar? Mengutip Harvard Health Publishing, kolagen merupakan protein struktural utama yang menyusun banyak jaringan tubuh, termasuk kulit, rambut, kuku, tendon, tulang rawan, dan tulang.

Bekerja bersama elastin dan asam hialuronat, kolagen bisa menjaga kekencangan, volume, serta kelembapan kulit. Itulah mengapa saat kadar kolagen berkurang, kulit bisa tampak kering, kurang elastis, dan garis halus mulai terlihat.

Kondisi ini membuat banyak orang berharap bantuan dari suplemen agar kulit tetap sehat dan tampak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wilayah utara Australia akan izinkan eutanasia bagi pasien sakit parah
BN
Wilayah utara Australia akan izinkan eutanasia bagi pasien sakit parah

Wilayah utara Australia akan izinkan eutanasia bagi pasien sakit parah

29 Agustus 2026 01:30 Antara - Terkini Kesehatan

Canberra (ANTARA) - Parlemen Wilayah Utara Australia (NT) pada Kamis malam memberikan suara untuk mengesahkan undang-undang yang akan melegalkan euthanasia sukarela mulai awal tahun 2028, menjadikan NT sebagai yurisdiksi kedelapan...

Canberra (ANTARA) - Parlemen Wilayah Utara Australia (NT) pada Kamis malam memberikan suara untuk mengesahkan undang-undang yang akan melegalkan euthanasia sukarela mulai awal tahun 2028, menjadikan NT sebagai yurisdiksi kedelapan dan terakhir di negara itu yang melegalkan eutanasia.

Berdasarkan UU tersebut, siapa pun yang berusia di atas 18 tahun yang menderita kondisi medis lanjut dan diperkirakan akan menyebabkan kematian dalam waktu 12 bulan akan dapat memilih eutanasia.

Artinya, kematian sukarela dengan bantuan bagi pasien sakit parah akan legal di seluruh Australia mulai 2028, dengan tujuh negara bagian dan wilayah lainnya telah melegalkan praktik tersebut sejak 2017.

UU NT akan melarang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wilayah utara Australia akan legalkan eutanasia bagi pasien sakit parah
BN
Wilayah utara Australia akan legalkan eutanasia bagi pasien sakit parah

Wilayah utara Australia akan legalkan eutanasia bagi pasien sakit parah

29 Agustus 2026 01:30 Antara - Terkini Kesehatan

Canberra (ANTARA) - Parlemen Wilayah Utara Australia (NT) pada Kamis malam memberikan suara untuk mengesahkan undang-undang yang akan melegalkan euthanasia sukarela mulai awal tahun 2028, menjadikan NT sebagai yurisdiksi kedelapan...

Canberra (ANTARA) - Parlemen Wilayah Utara Australia (NT) pada Kamis malam memberikan suara untuk mengesahkan undang-undang yang akan melegalkan euthanasia sukarela mulai awal tahun 2028, menjadikan NT sebagai yurisdiksi kedelapan dan terakhir di negara itu yang melegalkan eutanasia.

Berdasarkan UU tersebut, siapa pun yang berusia di atas 18 tahun yang menderita kondisi medis lanjut dan diperkirakan akan menyebabkan kematian dalam waktu 12 bulan akan dapat memilih eutanasia.

Artinya, kematian sukarela dengan bantuan bagi pasien sakit parah akan legal di seluruh Australia mulai 2028, dengan tujuh negara bagian dan wilayah lainnya telah melegalkan praktik tersebut sejak 2017.

UU NT akan melarang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pola makan dengan lebih banyak asupan bahan nabati baik bagi jantung
BN
Pola makan dengan lebih banyak asupan bahan nabati baik bagi jantung

Pola makan dengan lebih banyak asupan bahan nabati baik bagi jantung

29 Agustus 2026 01:17 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Perempuan pasca-menopause yang menerapkan Planetary Health Diet, pola makan yang mengutamakan asupan nabati, memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung menurut studi baru yang dipresentasikan dalam...

Jakarta (ANTARA) - Perempuan pasca-menopause yang menerapkan Planetary Health Diet, pola makan yang mengutamakan asupan nabati, memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung menurut studi baru yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Society for Nutrition.

Menurut publikasi Health pada 20 Agustus 2026, studi itu melibatkan hampir 67.000 perempuan pasca-menopause berusia rata-rata 63 tahun yang tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular saat studi dimulai.

Mereka diminta mengisi kuesioner untuk melihat seberapa dekat pola makan mereka dengan Planetary Health Diet, pola makan yang mencakup konsumsi tinggi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.

Selain itu, ​​​​​​​Planetary Health Diet membatasi konsumsi ikan, unggas, produk susu,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ayahnya Meninggal dalam Kericuhan Demo 27 Agustus, Yoga Kenang Nasihat yang Selalu Diingat
BN
Ayahnya Meninggal dalam Kericuhan Demo 27 Agustus, Yoga Kenang Nasihat yang Selalu Diingat

Ayahnya Meninggal dalam Kericuhan Demo 27 Agustus, Yoga Kenang Nasihat yang Selalu Diingat

29 Agustus 2026 01:16 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bambang Setiyawan (59) menjadi korban meninggal dunia dalam kericuhan pasca demonstrasi 27 Agustus di Depan Gedung DPR. Bambang tewas di Pejompongan, Jakarta Pusat. Yoga Noval (29), putra almarhum pun men...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bambang Setiyawan (59) menjadi korban meninggal dunia dalam kericuhan pasca demonstrasi 27 Agustus di Depan Gedung DPR. Bambang tewas di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Yoga Noval (29), putra almarhum pun mengungkapkan pesan sang ayah yang terus diingatnya.

Mulanya Yoga mengatakan tak memiliki firasat atas kejadian ini yang menimpa mendiang ayahnya tersebut.

"Kalau untuk firasat, ibu yang ngerasain. Kalau saya nggak ada," kata Yoga kepada Tribunnews, Jumat (28/8/2026).

Selain itu Yoga mengatakan pesan ayahnya untuk selalu membantu orang lain, dan beramal jika memiliki rezeki lebih.

"Baik sama orang, bantuin orang kalau orang butuh bantuan. Terus sering beramal kalau punya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Karhutla Berdampak ke 5,4 Juta Warga, 360 RS dan 1.691 Puskesmas Disiagakan
BN
Karhutla Berdampak ke 5,4 Juta Warga, 360 RS dan 1.691 Puskesmas Disiagakan

Karhutla Berdampak ke 5,4 Juta Warga, 360 RS dan 1.691 Puskesmas Disiagakan

29 Agustus 2026 00:38 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada 5.419.467 populasi di 63 kabupaten/kota pada tujuh provinsi di Kalimantan dan Sumatera. Menghadapi dampak kesehatan akibat asap, Kementerian Kesehatan (...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada 5.419.467 populasi di 63 kabupaten/kota pada tujuh provinsi di Kalimantan dan Sumatera.

Menghadapi dampak kesehatan akibat asap, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiagakan 360 rumah sakit (RS) rujukan dan 1.691 puskesmas.

Tujuh provinsi tersebut yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan Kemenkes juga menyiapkan tenaga kesehatan dan logistik, termasuk oksigen konsentrator serta masker.

“Kami menyiagakan Public Safety Center (PSC) 119 dan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) di kabupaten/kota,” ujar Dante dalam konferensi pers di kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kepulauan Seribu perkuat tracing TB melalui CKG
BN
Kepulauan Seribu perkuat tracing TB melalui CKG

Kepulauan Seribu perkuat tracing TB melalui CKG

29 Agustus 2026 00:35 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Jakarta, memperkuat investigasi kontak atau tracing penyakit tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mempercepat penemuan kasus...

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Jakarta, memperkuat investigasi kontak atau tracing penyakit tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mempercepat penemuan kasus dan mencegah penularan penyakit tersebut.

“Target sasaran masing-masing lokus adalah seratus orang dengan kelompok sasaran terdiri dari kontak serumah, kontak erat dan populasi berisiko,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Pramana di Jakarta, Jumat.

Menurut dia penyakit Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan secara global dan di Indonesia.

Berdasarkan data dari Global TB Report tahun 2025 diperkirakan terdapat sebanyak 1.080.000 kasus TB di Indonesia.

“Tracing merupakan kunci

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
7.669 keluarga di Cengkareng menjadi orang tua asuh bibit Wolbachia
BN
7.669 keluarga di Cengkareng menjadi orang tua asuh bibit Wolbachia

7.669 keluarga di Cengkareng menjadi orang tua asuh bibit Wolbachia

29 Agustus 2026 00:34 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 7.669 keluarga di enam kelurahan se-Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi Orang Tua Asuh (OTA) dalam program implementasi teknologi Wolbachia untuk memberantas penyebaran penyakit Demam Berdarah...

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 7.669 keluarga di enam kelurahan se-Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi Orang Tua Asuh (OTA) dalam program implementasi teknologi Wolbachia untuk memberantas penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ribuan OTA tersebut akan merawat serta memantau wadah perkembangan nyamuk Wolbachia.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat Sahruna menyebutkan jumlah OTA per kelurahan di Kecamatan Cengkareng, yakni Kelurahan Cengkareng Barat 1.232 orang, Kelurahan Cengkareng Timur 1.416 orang, Kelurahan Kedaung Kaliangke 797 orang, Kelurahan Kapuk 1.681 orang, Kelurahan Duri Kosambi 1.459 orang, dan Kelurahan Rawa Buaya 1.084 orang.

“Total Orang Tua Asuh se-Kecamatan Cengkareng sebanyak 7.669, tersebar di enam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 6 7 8 9 10 ... 37 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 44

YPWIK@2026