Kurator Berita YPWIK 11 September 2026 05:53 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 595 Pendidikan 340 Tekno 601 Olahraga 1210 Ekonomi 3264 Kesehatan 351 Nasional 4465 Berita Daerah 215 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 506 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Menkeu: Cukai MBDK bisa diberlakukan jika perekonomian sudah kuat
BN
Menkeu: Cukai MBDK bisa diberlakukan jika perekonomian sudah kuat

Menkeu: Cukai MBDK bisa diberlakukan jika perekonomian sudah kuat

7 September 2026 15:23 Antara - Terkini Ekonomi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan cukai pada minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) bisa diberlakukan jika kondisi perekonomian sudah kuat. "Belum (diberlakukan). Nanti kita lihat sep...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan cukai pada minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) bisa diberlakukan jika kondisi perekonomian sudah kuat.

"Belum (diberlakukan). Nanti kita lihat seperti apa. Kita lihat kondisi ekonominya seperti apa. Kalau ekonomi lagi susah untuk apa saya pajakin? Tapi kalau sudah kuat, saya akan taruh itu. Memang harusnya dipajakin," ujar Purbaya di Jakarta, Senin.

Dirinya akan melihat perkembangan kondisi perekonomian seperti apa agar ketika cukai MBDK tersebut diberlakukan, pelaksanaannya tidak membebani masyarakat.

"Tapi kalau lagi susah saya pajakin, makin lambat ekonomi, maka saya mesti kasih subsidi atau insentif lagi, sama saja. Nanti saya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Purbaya soal Dampak Ekonomi Erupsi Anak Krakatau: Tidak Akan Memperlambat Signifikan
BN
Purbaya soal Dampak Ekonomi Erupsi Anak Krakatau: Tidak Akan Memperlambat Signifikan

Purbaya soal Dampak Ekonomi Erupsi Anak Krakatau: Tidak Akan Memperlambat Signifikan

7 September 2026 15:23 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai rentetan bencana yang terjadi di Indonesia, termasuk erupsi gunung berapi, memang berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi. Namun, dampak tersebut diperkirakan tidak akan cukup besar untuk memperlambat perekonomian nasional secara signifikan. Hal itu disampaikan Purbaya ketika ditanya menge...

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai rentetan bencana yang terjadi di Indonesia, termasuk erupsi gunung berapi, memang berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi.

Namun, dampak tersebut diperkirakan tidak akan cukup besar untuk memperlambat perekonomian nasional secara signifikan.

Hal itu disampaikan Purbaya ketika ditanya mengenai potensi dampak berbagai bencana, termasuk erupsi Gunung Anak Krakatau, terhadap perekonomian Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi harusnya sih ada gangguan sedikit, tetapi tidak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan,” ujar Purbaya saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah tetap memperhitungkan potensi dampak bencana terhadap aktivitas ekonomi. Namun, kondisi tersebut dinilai masih dapat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Puan Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas
BN
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Puan Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Puan Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

7 September 2026 15:23 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya penanganan secara terpadu dalam menghadapi erupsi gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Dia menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. "Pemerintah perlu bergerak cep...

Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya penanganan secara terpadu dalam menghadapi erupsi gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Dia menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas.

"Pemerintah perlu bergerak cepat dan terpadu dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah memengaruhi kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah," ujar Puan dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

Prioritas utama penanganan bencana dinilainya harus tetap berfokus pada keselamatan serta perlindungan warga lokal. Pemerintah pusat dan daerah turut didesak untuk menjamin pemenuhan seluruh kebutuhan pokok para korban terdampak.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
OJK: Ekonomi RI Moncer 5,29%, Manufaktur Malah Kontraksi
BN
OJK: Ekonomi RI Moncer 5,29%, Manufaktur Malah Kontraksi

OJK: Ekonomi RI Moncer 5,29%, Manufaktur Malah Kontraksi

7 September 2026 15:22 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah pelemahan ekonomi global, perekonomian Indonesia justru mencatatkan pertumbuhan solid pada kuartal II-2026, yakni sebesar 5,29% secara tahunan (yoy). Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasa...

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah pelemahan ekonomi global, perekonomian Indonesia justru mencatatkan pertumbuhan solid pada kuartal II-2026, yakni sebesar 5,29% secara tahunan (yoy).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi domestik ditopang oleh investasi dan belanja pemerintah, dengan konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang utama. Inflasi domestik pun tercatat masih terjaga di level 3,19% yoy.

Namun demikian, Friderica mencatat ada sinyal yang perlu diwaspadai dari sisi sektor riil. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di zona kontraksi, yakni di level 49,8, di bawah ambang batas ekspansi 50.

Meski begitu, OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
8 negara bersama kecam pernyataan Israel tentang pengusiran warga Gaza
BN
8 negara bersama kecam pernyataan Israel tentang pengusiran warga Gaza

8 negara bersama kecam pernyataan Israel tentang pengusiran warga Gaza

7 September 2026 15:22 Antara - Terkini Luar Negeri

Kairo (ANTARA) - Menteri luar negeri Mesir, Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab (UAE), Arab Saudi, Turkiye, Indonesia, dan Pakistan pada Minggu (6/9) mengecam keras pernyataan dua menteri Israel terkait pengusiran warga Palestina dar...

Kairo (ANTARA) - Menteri luar negeri Mesir, Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab (UAE), Arab Saudi, Turkiye, Indonesia, dan Pakistan pada Minggu (6/9) mengecam keras pernyataan dua menteri Israel terkait pengusiran warga Palestina dari Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan bersama, para menteri mengecam pernyataan yang baru-baru ini disampaikan oleh Itamar Ben-Gvir dan Israel Katz, yang masing-masing merupakan menteri keamanan nasional dan menteri pertahanan Israel.

Kecaman juga dilontarkan terhadap usulan mengenai rencana dan mekanisme yang bertujuan "memindahkan warga Palestina secara paksa dari tanah mereka."

"Pernyataan dan usulan yang provokatif tersebut terang-terangan melanggar prinsip-prinsip hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, serta secara langsung

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Video: Purbaya Siap Tambah Anggaran Untuk Penanganan Bencana Alam
BN
Video: Purbaya Siap Tambah Anggaran Untuk Penanganan Bencana Alam

Video: Purbaya Siap Tambah Anggaran Untuk Penanganan Bencana Alam

7 September 2026 15:21 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah siap menggelontorkan tambahan anggaran untuk penanganan bencana di Tanah Air. Menurut Purbaya, alokasi penanganan bencana ini mendapat perlaku...

Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah siap menggelontorkan tambahan anggaran untuk penanganan bencana di Tanah Air. Menurut Purbaya, alokasi penanganan bencana ini mendapat perlakuan khusus, demi meringankan penderitaan korban bencana alam.

Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Senin, 07/09/2026) berikut ini.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prabowo Siapkan Kapal Induk Pertama RI Bantu Tangani Bencana
BN
Prabowo Siapkan Kapal Induk Pertama RI Bantu Tangani Bencana

Prabowo Siapkan Kapal Induk Pertama RI Bantu Tangani Bencana

7 September 2026 15:21 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kapal induk pertama Indonesia dari Italia akan segera merapat memperkuat alutsista TNI AL. Kemampuan kapal induk tersebut juga akan dimanfaatkan untuk penanganan bencana. "Alhamdulillah sebe...

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kapal induk pertama Indonesia dari Italia akan segera merapat memperkuat alutsista TNI AL. Kemampuan kapal induk tersebut juga akan dimanfaatkan untuk penanganan bencana.

"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone," kata Prabowo dalam rapat terbatas penanganan bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Brimob Polda Metro Jaya Kerahkan Water Cannon Semprot Jalanan yang Terdampak Abu Anak Krakatau
BN
Brimob Polda Metro Jaya Kerahkan Water Cannon Semprot Jalanan yang Terdampak Abu Anak Krakatau

Brimob Polda Metro Jaya Kerahkan Water Cannon Semprot Jalanan yang Terdampak Abu Anak Krakatau

7 September 2026 15:21 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Kendaraan water cannon milik Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan penyemprotan terhadap sejumlah ruas jalan yang terdampak abu Gunung Anak Krakatau. Penyemprotan dilakukan dari kawasan Patung...

Jakarta, tvOnenews.com - Kendaraan water cannon milik Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan penyemprotan terhadap sejumlah ruas jalan yang terdampak abu Gunung Anak Krakatau.

Penyemprotan dilakukan dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI. Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung.

Sementara Batalyon C menyemprot Jl. RE Martadinata dan Jl. Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl. Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, penyemprotan dilakukan untuk embantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik.

"Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
4 Penerbangan Garuda Dialihkan ke Kertajati Imbas Erupsi Anak Krakatau
BN
4 Penerbangan Garuda Dialihkan ke Kertajati Imbas Erupsi Anak Krakatau

4 Penerbangan Garuda Dialihkan ke Kertajati Imbas Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026 15:21 DetikFinance Ekonomi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah bandara alternatif sebagai antisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Provinsi Banten. Hingga Senin (7/9), sejumlah maskapai juga mulai mengalihkan penerba...

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah bandara alternatif sebagai antisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Provinsi Banten. Hingga Senin (7/9), sejumlah maskapai juga mulai mengalihkan penerbangan maupun pendaratan di bandara-bandara alternatif.

"Saat ini dan sejak kemarin Garuda Indonesia sudah melakukan pendaratan di Bandara Kertajati (Majalengka, Jawa Barat). Hari ini rencananya akan dilakukan juga pendaratan di Kertajati untuk penerbangan dari Jeddah dan Amsterdam," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

Dudy menyebutkan, Bandara Kertajati merupakan salah satu bandara alternatif yang disiapkan untuk mengantisipasi penutupan operasional sejumlah bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Provinsi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Warga Curhat Sulit Cari Masker KN95 Saat Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar
BN
Warga Curhat Sulit Cari Masker KN95 Saat Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar

Warga Curhat Sulit Cari Masker KN95 Saat Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar

7 September 2026 15:21 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Warga beramai-ramai mencari masker imbas abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Jakarta. Warga menyebut masker jenis KN95 sulit ditemukan. Salah satu warga, Kholid, mengaku sudah berke...

Warga beramai-ramai mencari masker imbas abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Jakarta. Warga menyebut masker jenis KN95 sulit ditemukan.

Salah satu warga, Kholid, mengaku sudah berkeliling beberapa toko di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, untuk mencari masker KN95. Dia mengatakan toko-toko yang didatanginya telah kehabisan stok masker jenis tersebut.

"Sudah ke dalam lagi gitu. Tujuh, delapan, toko kosong semua, kosong semua, yang KN95 ya. Nggak ada sekarang di toko-toko lain," kata Kholid di Pasar Pramuka, Jaktim, Senin (7/9/2026)..

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Daftar Harga Pangan Per 7 September 2026, Apa yang Naik dan Turun?
BN
Daftar Harga Pangan Per 7 September 2026, Apa yang Naik dan Turun?

Daftar Harga Pangan Per 7 September 2026, Apa yang Naik dan Turun?

7 September 2026 15:21 BeritaSatu - Ekonomi Ekonomi

Jakarta, Beritasatu.com - Harga pangan pada Senin (7/9/2026) menunjukkan cabai rawit merah sebagai salah satu komoditas dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional. Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan S...

Jakarta, Beritasatu.com - Harga pangan pada Senin (7/9/2026) menunjukkan cabai rawit merah sebagai salah satu komoditas dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional.

Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah mencapai Rp 84.000 per kilogram (kg).

Selain cabai, data PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada pukul 09.00 WIB juga mencatat pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya, mulai dari bawang, beras, aneka jenis cabai, daging, gula, minyak goreng, hingga telur ayam ras. Melansir laporan Antara, telur ayam ras segar tercatat dijual dengan harga rata-rata Rp 29.650 per kg.

Berdasarkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
624 penerbangan di Bandara Soetta tertunda akibat erupsi Anak Krakatau
BN
624 penerbangan di Bandara Soetta tertunda akibat erupsi Anak Krakatau

624 penerbangan di Bandara Soetta tertunda akibat erupsi Anak Krakatau

7 September 2026 15:20 Antara - Terkini Gaya Hidup

Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports selaku pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mencatat sebanyak 624 penerbangan di bandara itu masih tertu...

Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports selaku pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mencatat sebanyak 624 penerbangan di bandara itu masih tertunda dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan di Tangerang, Senin, mengatakan bahwa jumlah tersebut terdiri atas sebanyak 461 merupakan rute domestik, 156 rute internasional, serta tujuh penerbangan kargo. Rencana penerbangan ini diperkirakan melibatkan sekitar 75.236 penumpang.

"Rencana jumlah penumpangnya sekitar 75.236 orang, namun sebagaimana kita sama-sama sudah ketahui bahwa dari NOTAM terakhir, telah diputuskan bahwa penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta ini sampai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 713 714 715 716 717 ... 968 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 36

YPWIK@2026