Kurator Berita YPWIK 30 Agustus 2026 22:53 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 808 Pendidikan 414 Tekno 617 Olahraga 1385 Ekonomi 3038 Kesehatan 437 Nasional 4726 Berita Daerah 623 Gaya Hidup 71 Luar Negeri 729 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Dikecam, Trump Tangguhkan Jadwal Janji Temu Visa ke Pemohon di Seluruh dunia
BN
Dikecam, Trump Tangguhkan Jadwal Janji Temu Visa ke Pemohon di Seluruh dunia

Dikecam, Trump Tangguhkan Jadwal Janji Temu Visa ke Pemohon di Seluruh dunia

26 Agustus 2026 08:50 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Pemerintahan Presiden Donald Trump telah menangguhkan jadwal janji temu visa bagi pemohon di seluruh dunia di tengah pengetatan aturan imigrasi yang sedang dijalankan Pemerintah AS. Seorang juru bicara...

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Pemerintahan Presiden Donald Trump telah menangguhkan jadwal janji temu visa bagi pemohon di seluruh dunia di tengah pengetatan aturan imigrasi yang sedang dijalankan Pemerintah AS.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS hari Selasa mengatakan, pihaknya telah meluncurkan inisiatif pelatihan global di seluruh kedutaan dan konsulat AS di dunia dan jadwal layanan visa akan disesuaikan untuk mengakomodasi pelatihan tersebut.

Trump telah menjalankan upaya deportasi agresif dan pengetatan aturan imigrasi yang mencakup pencabutan visa dan green card (izin tinggal tetap di AS), serta penolakan permohonan karena berbagai alasan seperti pandangan politik dan protes pro-Palestina terhadap serangan Israel yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tak Takut Tekanan Trump, Iran Siap Hadapi Sanksi Finansial AS
BN
Tak Takut Tekanan Trump, Iran Siap Hadapi Sanksi Finansial AS

Tak Takut Tekanan Trump, Iran Siap Hadapi Sanksi Finansial AS

26 Agustus 2026 08:42 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Teheran, Beritasatu.com – Iran menyatakan tidak takut dan siap menghadapi perluasan sanksi ekonomi Amerika Serikat (AS) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington siap meluncurkan serangan finansial besar-besaran untuk...

Teheran, Beritasatu.com – Iran menyatakan tidak takut dan siap menghadapi perluasan sanksi ekonomi Amerika Serikat (AS) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington siap meluncurkan serangan finansial besar-besaran untuk menekan ekonomi Teheran, dan memutus dari sumber pendapatan global dan jaringan keuangan internasional Iran.

Menteri Ekonomi Iran Ali Madanizadeh mengatakan Teheran telah mengantisipasi langkah tersebut, dan menyiapkan rencana selama 2 tahun untuk mengelola dampaknya. Ia menegaskan, Iran tetap yakin dapat mempertahankan hubungan perdagangan dengan negara-negara lain. Teheran juga memproyeksikan China, Rusia, dan sejumlah negara lainnya akan menolak kebijakan baru AS tersebut, mengutip Times of Kuwait, Selasa (25/8/2026). 

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dewan Perdamaian Tekan Hamas Setop Terbangkan Layang-layang ke Israel
BN
Dewan Perdamaian Tekan Hamas Setop Terbangkan Layang-layang ke Israel

Dewan Perdamaian Tekan Hamas Setop Terbangkan Layang-layang ke Israel

26 Agustus 2026 08:35 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) mendesak kelompok milisi Hamas Palestina untuk tidak menerbangkan layang-layang ke wilayah Israel. Dalam pernyataan pada Selasa (25/8), BoP menyebut "segala aktivitas militan di Gaza, ter...

Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) mendesak kelompok milisi Hamas Palestina untuk tidak menerbangkan layang-layang ke wilayah Israel.

Dalam pernyataan pada Selasa (25/8), BoP menyebut "segala aktivitas militan di Gaza, termasuk penerbangan layang-layang" harus dihentikan.

"Segala aktivitas militan di Gaza harus dihentikan, termasuk penerbangan layang-layang. Kami telah menyampaikan pesan ini secara langsung melalui mekanisme yang telah ditetapkan," demikian pernyataan BoP, seperti dikutip AFP.

Pada pernyataan yang sama, BoP turut mendesak Israel untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata. BoP meminta Israel tidak bereaksi macam-macam terhadap sesuatu yang bukan ancaman nyata.

"Israel juga harus mematuhi gencatan senjata. Tindakan militer tidak boleh melampaui batas

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Potret Lesu Partai Pimpinan Netanyahu Jelang Pemilu
BN
Potret Lesu Partai Pimpinan Netanyahu Jelang Pemilu

Potret Lesu Partai Pimpinan Netanyahu Jelang Pemilu

26 Agustus 2026 08:25 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Pemilihan umum (pemilu) Israel akan berlangsung akhir Oktober mendatang. Dua bulan jelang pemilihan, partai pimpinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meraih perolehan jeblok dalam survei terbaru. Dirangkum detikcom, Rabu...

Pemilihan umum (pemilu) Israel akan berlangsung akhir Oktober mendatang. Dua bulan jelang pemilihan, partai pimpinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meraih perolehan jeblok dalam survei terbaru.

Dirangkum detikcom, Rabu (26/8/2026), Netanyahu diduga merancang untuk menunda pemilu Israel akhir tahun ini dengan memantik eskalasi di Jalur Gaza. Usut punya usut, perolehan partai Netanyahu ternyata tertinggal dalam jajak pendapat terbaru yang dilakukan di Israel.

Dilansir The Times of Israel, Selasa (25/8), Channel 12, stasiun televisi utama di Israel mengeluarkan hasil survei terbaru terkait pemilu Israel. Jajak pendapat yang dilakukan pada Jumat (20/8) itu memperlihatkan posisi Partai Likud yang dipimpin Netanyahu meraih peringkat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Seniman China Divonis 3 Tahun Penjara karena Menghina Pahlawan Nasional
BN
Seniman China Divonis 3 Tahun Penjara karena Menghina Pahlawan Nasional

Seniman China Divonis 3 Tahun Penjara karena Menghina Pahlawan Nasional

26 Agustus 2026 08:15 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Beijing - Seniman China Gao Zhen dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada Selasa (25/8/2026) karena dianggap merusak reputasi para pahlawan lewat karya-karya seninya yang bernada satir, termasuk patung yang menggamba...

Liputan6.com, Beijing - Seniman China Gao Zhen dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada Selasa (25/8/2026) karena dianggap merusak reputasi para pahlawan lewat karya-karya seninya yang bernada satir, termasuk patung yang menggambarkan mantan pemimpin China Mao Zedong.

Gao, yang berbasis di Amerika Serikat (AS), merupakan salah satu anggota duo seniman Gao Brothers yang dikenal di dunia internasional. Ia ditangkap saat mengunjungi keluarganya di China pada Agustus 2024 dan sejak itu berada dalam tahanan.

Menurut istrinya, Zhao Yaliang seperti dilaporkan Associated Press, vonis terhadap Gao dijatuhkan oleh Pengadilan Rakyat Sanhei di Provinsi Hebei.

Kasus yang menjerat Gao berkaitan dengan sejumlah karya seni

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Populer Internasional: Iran Bantah Diundang Gabung Pakta Makkah - Ketua Parlemen Iran Ejek Trump
BN
5 Populer Internasional: Iran Bantah Diundang Gabung Pakta Makkah - Ketua Parlemen Iran Ejek Trump

5 Populer Internasional: Iran Bantah Diundang Gabung Pakta Makkah - Ketua Parlemen Iran Ejek Trump

26 Agustus 2026 08:09 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai peristiwa dunia menarik perhatian publik dalam sehari terakhir. Ketua Parlemen Iran mengunggah gambar di media sosial sebagai tanggapan atas unggahan Trump. Gambar yang diunggah sebagai bentuk sindiran te...

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai peristiwa dunia menarik perhatian publik dalam sehari terakhir.

Ketua Parlemen Iran mengunggah gambar di media sosial sebagai tanggapan atas unggahan Trump.

Gambar yang diunggah sebagai bentuk sindiran terhadap slogan Trump "Make America Great Again".

Sementara itu, Iran membantah menerima undangan resmi untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Mekah yang dibentuk Saudi, Turki, dan Pakistan.

Berikut berita populer internasional selengkapnya.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan mengunggah gambar yang disertai dengan keterangan "Make America Hungry Again" (Buat Amerika Lapar Lagi) pada Senin (24/8/2026).

Mohammad Bagher Ghalibaf mengunggah gambar tersebut di media

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
China Menolak Disetir Trump dan Pilih Tetap Kerja Sama dengan Iran
BN
China Menolak Disetir Trump dan Pilih Tetap Kerja Sama dengan Iran

China Menolak Disetir Trump dan Pilih Tetap Kerja Sama dengan Iran

26 Agustus 2026 08:00 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Beijing, Beritasatu.com – China menyatakan negaranya tidak terpengaruh tekanan dari Amerika Serikat (AS). China justru menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kerja sama dengan Iran di tengah meningkatnya tekanan AS terhadap T...

Beijing, Beritasatu.com – China menyatakan negaranya tidak terpengaruh tekanan dari Amerika Serikat (AS). China justru menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kerja sama dengan Iran di tengah meningkatnya tekanan AS terhadap Teheran. Beijing menolak upaya Washington yang dinilai bertujuan membatasi hubungan ekonomi dan perdagangan China dengan Iran.

Kementerian Luar Negeri China menegaskan hubungan Beijing dengan Teheran dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan norma-norma yang berlaku. Pemerintah China juga menyatakan menolak sanksi sepihak serta tekanan dari pihak eksternal, dikutip dari Voice of Emirates, Selasa (25/8/2026). 

Beijing menegaskan akan melindungi hak dan kepentingan nasionalnya, serta tidak membiarkan tindakan AS menjadi alasan untuk membatasi hubungan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ini 5 Jenderal Komandan Senior Garda Revolusi Iran yang Diincar AS
BN
Ini 5 Jenderal Komandan Senior Garda Revolusi Iran yang Diincar AS

Ini 5 Jenderal Komandan Senior Garda Revolusi Iran yang Diincar AS

26 Agustus 2026 08:00 iNews - Internasional Luar Negeri

TEHERAN, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar bagi siapa saja yang memberikan informasi yang dapat membantu menangkap lima komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (...

TEHERAN, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar bagi siapa saja yang memberikan informasi yang dapat membantu menangkap lima komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Kelima tokoh tersebut disebut memiliki posisi penting dalam struktur IRGC dan menjadi target pencarian melalui program Rewards for Justice yang dikelola Departemen Luar Negeri (Deplu) AS. Washington menuduh mereka terlibat dalam perencanaan, pengorganisasian, serta pelaksanaan aksi yang dikategorikan sebagai terorisme.

Program tersebut mengungkap lima nama yang menjadi sasaran, yakni Ahmad Vahidi, Ali Abdollahi, Sa’id Aghajani, Hamidreza Zolasgharian, dan Majid Khademi.

Tak hanya menawarkan hadiah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump Lempar Ucapan Kasar ke PM Ontario, Ini Sebabnya
BN
Trump Lempar Ucapan Kasar ke PM Ontario, Ini Sebabnya

Trump Lempar Ucapan Kasar ke PM Ontario, Ini Sebabnya

26 Agustus 2026 08:00 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali terlibat perang kata-kata dengan pemimpin dari negara lain. Kali ini, Trump terlibat dengan Perdana Menteri atau Premier Ontario Doug Ford. Mulanya, Trump melontarkan kalimat kasar kep...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali terlibat perang kata-kata dengan pemimpin dari negara lain. Kali ini, Trump terlibat dengan Perdana Menteri atau Premier Ontario Doug Ford.

Mulanya, Trump melontarkan kalimat kasar kepada Ford dalam unggahan di media sosialnya, Truth Social. Trump mengunggah pesan panjang kepada perdana menteri yang setingkat gubernur negara bagian itu, mengatakan bahwa Ford adalah "saudara yang tidak mengesankan" dari mantan walikota Rob Ford.

"Banyak sekali 'gertakan' dari Doug Ford, yang merupakan Perdana Menteri Provinsi Ontario di Kanada, tetapi lebih dikenal sebagai saudara laki-laki mendiang Rob Ford yang hebat, kurang karismatik, cerdas, dan secara keseluruhan tidak mengesankan," tulis

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penembakan di Montana AS, Sejumlah Orang Termasuk Anak-anak Tewas
BN
Penembakan di Montana AS, Sejumlah Orang Termasuk Anak-anak Tewas

Penembakan di Montana AS, Sejumlah Orang Termasuk Anak-anak Tewas

26 Agustus 2026 07:25 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Sejumlah orang, termasuk anak-anak, tewas usai seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah rumah di Billings, Montana, Amerika Serikat pada Minggu (23/8) waktu setempat. Polisi menyebut insiden yang terjadi di dekat kawa...

Sejumlah orang, termasuk anak-anak, tewas usai seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah rumah di Billings, Montana, Amerika Serikat pada Minggu (23/8) waktu setempat.

Polisi menyebut insiden yang terjadi di dekat kawasan West End itu sebagai "gangguan dalam lingkup keluarga".

Polisi Billings dan deputi sheriff wilayah dikerahkan ke lokasi penembakan di blok 300 White Star Circle. Petugas kepolisian tiba di lokasi dalam waktu sekitar 10 menit, dan saat itu mendengar suara tembakan dari bagian belakang rumah.

Pelaku kemudian tewas akibat tembakan yang dilakukannya sendiri. Dia juga disebut membakar rumah usai melakukan aksi tersebut.

Penjabat Sheriff Yellowstone County, Kent O'Donnell, mengatakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran
BN
Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

26 Agustus 2026 07:04 iNews - Internasional Luar Negeri

WASHINGTON, iNews.id - Fakta-fakta baru seputar perang Amerika Setikat (AS) terhadap Iran kembali diungkap. Kali ini surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) membeberkan peristiwa menjelang serangan AS ke Iran pada akhir Februari...

WASHINGTON, iNews.id - Fakta-fakta baru seputar perang Amerika Setikat (AS) terhadap Iran kembali diungkap. Kali ini surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) membeberkan peristiwa menjelang serangan AS ke Iran pada akhir Februari lalu.

Mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS, WSJ mengungkap Presiden Donald Trump memerintahkan serangan meski ada peringatan tegas dari kepala-kepala badan intelijen, wakil presiden, serta penasihat militer senior. Peringatan tersebut adalah konflik dengan Iran bisa memicu krisis energi global serta melahirkan kepemimpinan baru Iran yang lebih keras.

Disebutkan, Direktur Intelijen Nasional saat itu, Tulsi Gabbard, mengatakan kepada Trump, membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, kemungkinan besar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
29 Daerah Malaysia Dibekap Asap hingga Anak Netanyahu Mau Dibunuh Iran
BN
29 Daerah Malaysia Dibekap Asap hingga Anak Netanyahu Mau Dibunuh Iran

29 Daerah Malaysia Dibekap Asap hingga Anak Netanyahu Mau Dibunuh Iran

26 Agustus 2026 07:00 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Puluhan wilayah di Malaysia dibekap kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Indonesia, hingga menyebabkan kualitas udara masuk kategori tidak sehat. Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim I...

Puluhan wilayah di Malaysia dibekap kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Indonesia, hingga menyebabkan kualitas udara masuk kategori tidak sehat.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim Iran berusaha membunuh anak laki-lakinya.

Berikut rangkumannya dalam Kilas Internasional hari ini, Rabu (26/8).

Sebanyak 29 wilayah di Malaysia termasuk Kuala Lumpur mencatat indeks kualitas udara tak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa provinsi di Indonesia.

Menurut indeks kualitas udara Malaysia Air Pollutant Index Management System (APIMS) pada Selasa (25/8) pukul 16.00 waktu setempat tercatat 29 wilayah masuk kategori "tidak sehat (unhealthy)."

Indeks Polusi Udara Malaysia mengklasifikasikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 57 58 59 60 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 51

YPWIK@2026