Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 04:37 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 816 Pendidikan 417 Tekno 618 Olahraga 1406 Ekonomi 3039 Kesehatan 434 Nasional 4728 Berita Daerah 633 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 729 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
291 Warga Negara Asing Menghilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet
BN
291 Warga Negara Asing Menghilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet

291 Warga Negara Asing Menghilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet

26 Agustus 2026 22:38 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nepal mencapai sedikitnya 95 orang. Selain itu 291 warga negara asing dilaporkan menghilang akibat bencana tersebut yang terjadi di wilayah Nepal-Ti...

Jakarta, Beritasatu.com - Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nepal mencapai sedikitnya 95 orang. Selain itu 291 warga negara asing dilaporkan menghilang akibat bencana tersebut yang terjadi di wilayah Nepal-Tibet

Di tengah operasi pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung, sebanyak 384 wisatawan dilaporkan hilang dari wilayah terdampak.

Data awal dari perusahaan pariwisata dan perjalanan mencatat 384 wisatawan yang belum diketahui keberadaannya. Mereka terdiri dari 291 warga negara asing, termasuk dari India, Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Malaysia, serta 93 warga negara Nepal.

Pemerintah Nepal masih berupaya menghubungi ratusan wisatawan tersebut sekaligus melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penampakan Monumen Palestina Dirusak Palu Godam oleh Politikus Israel
BN
Penampakan Monumen Palestina Dirusak Palu Godam oleh Politikus Israel

Penampakan Monumen Palestina Dirusak Palu Godam oleh Politikus Israel

26 Agustus 2026 22:30 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Anggota parlemen sayap kanan Israel, Zvi Sukkot, menghancurkan sebuah monumen di Desa Madama, Palestina, menggunakan palu godam pada Selasa (25/8).

Anggota parlemen sayap kanan Israel, Zvi Sukkot, menghancurkan sebuah monumen di Desa Madama, Palestina, menggunakan palu godam pada Selasa (25/8).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Remaja India Habiskan 5 Tahun di Kolam Akibat Kulit Terbakar
BN
Remaja India Habiskan 5 Tahun di Kolam Akibat Kulit Terbakar

Remaja India Habiskan 5 Tahun di Kolam Akibat Kulit Terbakar

26 Agustus 2026 22:30 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, New Delhi - Seorang remaja berusia 16 tahun di India dilaporkan menghabiskan sebagian besar lima tahun terakhir dengan berendam di sebuah kolam kecil. Ia mengaku harus terus berada di dalam air untuk meredakan rasa t...

Liputan6.com, New Delhi - Seorang remaja berusia 16 tahun di India dilaporkan menghabiskan sebagian besar lima tahun terakhir dengan berendam di sebuah kolam kecil. Ia mengaku harus terus berada di dalam air untuk meredakan rasa terbakar dan nyeri pada kulitnya.

Remaja bernama Iqbal Sheikh tersebut berasal dari Murshidabad, Benggala Barat. Menurut Iqbal dan keluarganya, rasa sakit yang dialaminya menjadi sangat parah ketika ia berada terlalu lama di luar air.

Dikutip dari Oddity Central, Rabu (26/8/2026), Iqbal telah berulang kali menjalani pemeriksaan di rumah sakit serta mendatangi sejumlah tabib yang mengaku dapat menyembuhkan kondisinya. Namun, hingga kini belum ada yang berhasil

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
11 Warga Malaysia Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet
BN
11 Warga Malaysia Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet

11 Warga Malaysia Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet

26 Agustus 2026 22:19 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir bandang yang terjadi di Nepal-Tibet membuat ratusan wisatawan mancanegara dilaporkan menghilang. Bahkan, Malaysia menyebut 11 warganya hingga kini belum ditemukan. Pejabat setempat melaporkan seban...

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir bandang yang terjadi di Nepal-Tibet membuat ratusan wisatawan mancanegara dilaporkan menghilang. Bahkan, Malaysia menyebut 11 warganya hingga kini belum ditemukan.

Pejabat setempat melaporkan sebanyak 384 wisatawan, termasuk dari 291 negara di antaranya seperti India, Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Malaysia dilaporkan hilang.

Juru bicara pemerintah Nepal, Sasmit Pokharel memastikan bahwa banjir bandang tersebut telah menghancurkan beberapa desa, jalan, dan proyek pembangkit listrik tenaga air.

"Kami telah meminta India dan China untuk membantu upaya penyelamatan," kata Sasmit Pokharel dilansir dari AP News, Rabu (26/8/2026).

Selain itu puluhan gedung, truk, dan van terkubur di bawah lumpur dalam jumlah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kedubes AS Wanti-wanti Warganya soal Demo di Jakarta
BN
Kedubes AS Wanti-wanti Warganya soal Demo di Jakarta

Kedubes AS Wanti-wanti Warganya soal Demo di Jakarta

26 Agustus 2026 22:10 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengimbau seluruh warga Negeri Paman Sam yang berada di Indonesia, terutama Jakarta, untuk menghindari keramaian dan titik demonstrasi. Imbauan ini keluar menjelang aksi demonstrasi di Ged...

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengimbau seluruh warga Negeri Paman Sam yang berada di Indonesia, terutama Jakarta, untuk menghindari keramaian dan titik demonstrasi.

Imbauan ini keluar menjelang aksi demonstrasi di Gedung DPR RI pada Kamis (27/8) besok.

"Laporan menyebutkan bahwa kemungkinan akan berlangsung demonstrasi di sejumlah lokasi di Indonesia besok. Di Jakarta, aksi unjuk rasa diperkirakan dapat berlangsung di beberapa lokasi, termasuk Kompleks DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB," bunyi peringatan demo yang dirilis situs Kedubes AS di Jakarta pada Rabu (26/8).

Dalam peringatan itu, Kedubes AS mengingatkan demonstrasi dapat menyebabkan peningkatan kehadiran aparat kepolisian,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China
BN
384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China

384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China

26 Agustus 2026 22:09 TVOneNews Luar Negeri

tvOnenews.com - Banjir bandang yang memicu longsor lumpur dahsyat menyapu wilayah perbatasan Nepal-China. Dalam insiden ini, sedikitnya 384 orang wisatawan dilaporkan menghilang, sementara 8 orang lainnya dipastikan tewas. Insiden...

tvOnenews.com - Banjir bandang yang memicu longsor lumpur dahsyat menyapu wilayah perbatasan Nepal-China.

Dalam insiden ini, sedikitnya 384 orang wisatawan dilaporkan menghilang, sementara 8 orang lainnya dipastikan tewas.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 09.45 WIB, sejumlah kantor polisi, kantor bea cukai dan permukiman warga turut tersapu oleh banjir.

Dewan Pariwisata Nepal mengungkapkan pihaknya masih berupaya melakukan pendataan keberadaan serta kondisi para wisatawan yang sedang berada di lokasi tersebut.

“sedang berupaya memverifikasi keberadaan dan kondisi keselamatan para wisatawan dan pelancong yang berada atau sedang melakukan perjalanan melalui wilayah terdampak itu,” ungkap badan tersebut dalam pernyataannya, pada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jet Tempur Korsel Melesat Gara-gara Pesawat Rusia Mendekat
BN
Jet Tempur Korsel Melesat Gara-gara Pesawat Rusia Mendekat

Jet Tempur Korsel Melesat Gara-gara Pesawat Rusia Mendekat

26 Agustus 2026 22:04 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Korea Selatan (Korsel) dibuat siaga setelah sejumlah pesawat militer Rusia terdeteksi memasuki zona pertahanan udaranya. Otoritas Korsel langsung mengerahkan jet tempur. Ini merupakan insiden serupa kedua dalam beberapa minggu ter...

Korea Selatan (Korsel) dibuat siaga setelah sejumlah pesawat militer Rusia terdeteksi memasuki zona pertahanan udaranya. Otoritas Korsel langsung mengerahkan jet tempur.

Ini merupakan insiden serupa kedua dalam beberapa minggu terakhir. Hubungan antara kedua negara memburuk sejak Korea Selatan bergabung mendukung sanksi Barat setelah invasi Rusia ke Ukraina, dan sejak Moskow membangun hubungan yang lebih erat dengan Korea Utara.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kremlin: Direktur CIA Berkunjung ke Moskow untuk Temui Dinas Intelijen Rusia, Bukan Putin
BN
Kremlin: Direktur CIA Berkunjung ke Moskow untuk Temui Dinas Intelijen Rusia, Bukan Putin

Kremlin: Direktur CIA Berkunjung ke Moskow untuk Temui Dinas Intelijen Rusia, Bukan Putin

26 Agustus 2026 22:04 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Kepala CIA, John Ratcliffe, tidak bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungannya ke Moskow, tetapi melakukan kontak dengan dinas intelijen Rusia, kata Kremlin pada Rabu (26/8/2026), tanpa menjelaskan leb...

TRIBUNNEWS.COM - Kepala CIA, John Ratcliffe, tidak bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungannya ke Moskow, tetapi melakukan kontak dengan dinas intelijen Rusia, kata Kremlin pada Rabu (26/8/2026), tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai apa yang dibahas.

Ratcliffe pergi ke Moskow dalam perjalanan yang tidak diumumkan pada Selasa, menurut laporan media AS.

Ia menjadi salah satu pejabat AS berpangkat tertinggi yang mengunjungi Rusia sejak perang dengan Ukraina dimulai pada 2022.

"Ada kontak melalui badan intelijen, tetapi tidak ada pertemuan apa pun dengan presiden Rusia," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dilansir NDTV.

Ia mengatakan Putin telah diberi pengarahan mengenai pembicaraan tersebut,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Curhatan Korsel soal Proyek Jet KF-21 Bersama RI yang Sempat 'Molor'
BN
Curhatan Korsel soal Proyek Jet KF-21 Bersama RI yang Sempat 'Molor'

Curhatan Korsel soal Proyek Jet KF-21 Bersama RI yang Sempat 'Molor'

26 Agustus 2026 22:00 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Korea Selatan memastikan perubahan skema kerja sama pesawat tempur KF-21/IF-X tidak membuat Negeri Ginseng kapok melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia. Political Section Chief Kedutaan Besar Korea Selatan Uhm Taeho me...

Korea Selatan memastikan perubahan skema kerja sama pesawat tempur KF-21/IF-X tidak membuat Negeri Ginseng kapok melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia.

Political Section Chief Kedutaan Besar Korea Selatan Uhm Taeho mengatakan kedua negara memang sempat menghadapi sejumlah kendala dalam proyek pengembangan bersama KF-21. Namun, menurutnya, Indonesia dan Korea Selatan berhasil menyelesaikan persoalan tersebut melalui kesepakatan bersama.

"Kalau Anda bertanya kepada saya, apakah itu akan menghalangi kerja sama Korea dengan Indonesia ke depan? Saya akan mengatakan tidak, justru sebaliknya," kata Uhm dalam workshop Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea (IKJN) di Jakarta Pusat, Rabu (26/8).

Uhm mengatakan berbagai persoalan yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Video Rekaman Detik-detik Banjir Bandang Tibet Mirip Tsunami Beredar
BN
Video Rekaman Detik-detik Banjir Bandang Tibet Mirip Tsunami Beredar

Video Rekaman Detik-detik Banjir Bandang Tibet Mirip Tsunami Beredar

26 Agustus 2026 21:52 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Musibah terjadi di Nepal-Tibet setelah bencana banjir bandang menimpa kedua wilayah negara tersebut. Bahkan, video rekaman detik-detik banjir bandang tersebut yang mirip dengan tsunami beredar di media so...

Jakarta, Beritasatu.com - Musibah terjadi di Nepal-Tibet setelah bencana banjir bandang menimpa kedua wilayah negara tersebut. Bahkan, video rekaman detik-detik banjir bandang tersebut yang mirip dengan tsunami beredar di media sosial.

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 9 detik itu memperlihatkan betapa ganasnya air langsung menghancurkan Pelabuhan Gyirong di Tibet tersebut. Ada pun rekaman tersebut berasal dari video CCTV dari pelabuhan itu.

Pada rekaman tersebut terlihat ratusan orang berlari untuk menghindari banjir bandang yang secara tiba-tiba meluluhlantahkan Pelabuhan Gyirong, Tibet tersebut.

"Ini benar-benar menakutkan. Rekaman CCTV dari Pelabuhan Gyirong di Tibet, Tiongkok, tepat berhadapan dengan distrik Rasuwa di Nepal," tulis keterangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Bandang Dahsyat Hantam Nepal, 22 Orang Tewas dan Ratusan Hilang
BN
Banjir Bandang Dahsyat Hantam Nepal, 22 Orang Tewas dan Ratusan Hilang

Banjir Bandang Dahsyat Hantam Nepal, 22 Orang Tewas dan Ratusan Hilang

26 Agustus 2026 21:45 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com - Sedikitnya 22 orang tewas dan ratusan lainnya masih hilang setelah banjir bandang menerjang sejumlah wilayah Nepal pada Rabu (26/8/2026). Bencana tersebut turut merusak desa, jalan, jembatan, serta fasi...

Kathmandu, Beritasatu.com - Sedikitnya 22 orang tewas dan ratusan lainnya masih hilang setelah banjir bandang menerjang sejumlah wilayah Nepal pada Rabu (26/8/2026). Bencana tersebut turut merusak desa, jalan, jembatan, serta fasilitas pembangkit listrik di dekat perbatasan Tibet.

Melansir AFP, sebanyak 384 wisatawan dilaporkan hilang akibat bencana tersebut. Dari jumlah itu, 291 orang berasal dari sejumlah negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, India, dan Malaysia.

Ketinggian air membuat helikopter belum dapat mendarat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Syapru Besi dan Timure di Distrik Rasuwa.

Administrator distrik Narendra Pariyar mengatakan dampak bencana masih terus didata. “Mungkin akan ada banyak korban jiwa atau kehilangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
400 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet
BN
400 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet

400 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal-Tibet

26 Agustus 2026 21:36 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir bandang menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet, Rabu (26/8/2026) menghanyutkan jembatan, merusak bangunan, jalan, serta infrastruktur lainnya. Sedikitnya 18 orang dilaporkan tewas, sementara hamp...

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir bandang menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet, Rabu (26/8/2026) menghanyutkan jembatan, merusak bangunan, jalan, serta infrastruktur lainnya. Sedikitnya 18 orang dilaporkan tewas, sementara hampir 400 orang masih belum diketahui keberadaannya dalam bencana yang melanda kawasan Rasuwa, Nepal.

Banjir terjadi di sepanjang aliran Sungai Bhote Koshi, yang mengalir dari wilayah Tibet menuju Nepal. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di kedua sisi perbatasan, sementara jumlah korban masih dapat berubah seiring proses pendataan.

Data awal Nepal Tourism Board mencatat 384 pelancong dilaporkan hilang, terdiri dari 291 warga negara asing dan 93 warga Nepal. Data tersebut masih dalam proses verifikasi bersama

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 48 49 50 51 52 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 15

YPWIK@2026