Kajian Parenting Spesial
Kajian Parenting Spesial
Kajian Parenting Spesial
Kajian Parenting Spesial
Kajian Parenting Spesial
Era digital telah mengubah cara manusia menjalani kehidupan. Hampir setiap aktivitas menghasilkan data, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, pelayanan publik, hingga aktivitas sederhana di media sosial. Data tida...
Era digital telah mengubah cara manusia menjalani kehidupan. Hampir setiap aktivitas menghasilkan data, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, pelayanan publik, hingga aktivitas sederhana di media sosial. Data tidak lagi sekadar kumpulan angka, tetapi telah menjadi sumber pengetahuan yang dapat digunakan untuk memahami masalah, menemukan pola, membuat prediksi, dan menentukan keputusan.
Perkembangan Sains Data (Data Science) semakin memperkuat peran tersebut. Melalui statistika, komputasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan machine learning, data dalam jumlah besar dapat diolah menjadi informasi yang bermanfaat.
Pada saat yang sama, pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) mendorong penggunaan ilmu pengetahuan secara terintegrasi untuk memahami dan
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Lebih dari 70 entitas biro perjalanan umrah, yang mewakili lebih dari tiga juta jamaah di seluruh dunia, mengikuti tur di Makkah. Hal ini untuk memperluas pengalaman sejarah dan budaya dalam paket umrah...
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Lebih dari 70 entitas biro perjalanan umrah, yang mewakili lebih dari tiga juta jamaah di seluruh dunia, mengikuti tur di Makkah. Hal ini untuk memperluas pengalaman sejarah dan budaya dalam paket umrah internasional.
Pada Selasa (25/8/2026), Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci, bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah, menyelenggarakan tur pengenalan tersebut.
Tur ini bertujuan membantu perusahaan Umrah, agen luar negeri, dan operator perjalanan mengembangkan program yang lebih beragam dengan memadukan ibadah Umrah dan kunjungan terkurasi ke berbagai situs bersejarah dan budaya di Makkah.
Program tersebut mencakup kunjungan ke empat destinasi dan empat pengalaman
Dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari, tidak jarang sebuah kantor membutuhkan berbagai fasilitas penunjang agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Namun, dalam kondisi tertentu, fasilitas yang dibutuhkan tersebut ju...
Dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari, tidak jarang sebuah kantor membutuhkan berbagai fasilitas penunjang agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Namun, dalam kondisi tertentu, fasilitas yang dibutuhkan tersebut justru berasal dari milik pribadi karyawan. Misalnya, laptop, kendaraan, telepon genggam, atau perlengkapan pribadi milik karyawan lainnya.
Penggunaan barang pribadi karyawan untuk kepentingan pekerjaan ini dianggap sebagai bagian dari loyalitas terhadap kantor. Bahkan tidak sedikit karyawan akan merasa sungkan untuk menolak ketika diminta menggunakan barang miliknya, terlebih jika permintaan tersebut disampaikan atas nama kepentingan bersama atau kebutuhan kantor.
Dari beberapa gambaran tersebut, bagaimana sebenarnya hukum kantor menggunakan barang milik karyawan untuk kepentingan pekerjaan?
Semangat juang, kedisiplinan, dan kekompakan mengantarkan SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia) meraih lima gelar dalam Lomba Gerak Jalan tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Tulangan. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati...
Semangat juang, kedisiplinan, dan kekompakan mengantarkan SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia) meraih lima gelar dalam Lomba Gerak Jalan tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Tulangan. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).
SMP Mulia Tulangan mengirimkan enam regu yang terdiri atas tiga regu putra dan tiga regu putri. Dari enam regu yang tampil, lima di antaranya berhasil membawa pulang gelar juara.
Borong Lima Gelar
Lima prestasi yang diraih SMP Mulia Tulangan terdiri atas tiga gelar dari regu putra dan dua gelar dari regu putri.
Regu putra nomor 49 berhasil meraih Juara III, regu nomor 43 meraih
REPUBLIKA.CO.ID, TAIF -- Pada suatu hari, Halah binti Khuwailid Radiyallahuanha, adik Khadijah binti Khuwailid Radiyallahuanha, meminta izin untuk menemui Nabi Muhammad Sallahu alaihi wassalam. Mendengar suaranya, Nabi yang ada di...
REPUBLIKA.CO.ID, TAIF -- Pada suatu hari, Halah binti Khuwailid Radiyallahuanha, adik Khadijah binti Khuwailid Radiyallahuanha, meminta izin untuk menemui Nabi Muhammad Sallahu alaihi wassalam. Mendengar suaranya, Nabi yang ada di rumah teringat akan Khadijah.
Melihat sikap beliau, sebagai wanita, Aisyah merasa cemburu. Ia berkata, "Mengapa engkau masih mengingat wanita tua yang berdagu merah dan telah lama meninggal itu?"
Mendengar celetuk Aisyah itu, berubahlah muka Nabi Muhammad. Perubahan wajah beliau itu belum pernah dilihat Aisyah sebelumnya kecuali ketika turun wahyu.
Nabi menyambut Halah binti Khuwailid dengan hangat. Wajah beliau kembali cerah berseri.
Setelah wanita itu pulang, Aisyah berkomentar di hadapan beliau,
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, 27–31 Agustus 2026, tidak semestinya hanya dibaca sebagai forum memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Lebih dari itu, Muktamar adalah ruang untuk menjawab pertanyaan yang jauh lebih...
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, 27–31 Agustus 2026, tidak semestinya hanya dibaca sebagai forum memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
Lebih dari itu, Muktamar adalah ruang untuk menjawab pertanyaan yang jauh lebih mendasar: NU hendak dibawa ke mana, dan dengan karakter kepemimpinan seperti apa?
Tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa” menjadi penting justru karena NU sedang berhadapan dengan persimpangan zaman. Politik semakin dekat dengan organisasi keagamaan.
Ekonomi umat membutuhkan keberpihakan dan terobosan. Teknologi mengubah cara generasi muda beragama dan berorganisasi.
Di saat yang sama, masyarakat membutuhkan ulama yang bukan hanya mampu berbicara tentang hukum agama,
Malam itu, lampu-lampu masjid menyala lebih terang dari biasanya. Di halaman, sandal dan sepatu berjejal. Dari dalam masjid terdengar suara jamaah yang mula-mula lirih, lalu meninggi bersama lantunan shalawat. Kitab-kitab Maulid t...
Malam itu, lampu-lampu masjid menyala lebih terang dari biasanya. Di halaman, sandal dan sepatu berjejal. Dari dalam masjid terdengar suara jamaah yang mula-mula lirih, lalu meninggi bersama lantunan shalawat. Kitab-kitab Maulid terbuka di atas pangkuan. Jemari mengikuti baris demi baris aksara Arab yang telah berusia ratusan tahun.
Lalu tiba pada satu bagian. Suara pembaca Maulid melambat. Jamaah menundukkan kepala. Beberapa orang mulai mengusap wajah. Ketika nama Muhammad disebut, ruangan yang semula dipenuhi percakapan kecil mendadak senyap. Yang terdengar hanya salawat yang bersahut-sahutan.
Nama itu bukan sekadar nama yang dibaca. Ia datang bersama kenangan, kerinduan, dan cinta yang diwariskan dari satu
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Shiddiq al Minsyawi dalam buku Rajin Shalat tapi Masih Keliru menuliskan, Nabi Muhammad SAW melarang cebok atau membasuh kemaluan setelah buang air dengan tangan kanan. Nabi melarang hal...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Shiddiq al Minsyawi dalam buku Rajin Shalat tapi Masih Keliru menuliskan, Nabi Muhammad SAW melarang cebok atau membasuh kemaluan setelah buang air dengan tangan kanan. Nabi melarang hal itu untuk menghindarkannya dan bersentuhan dengan kotoran.
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْ?
َشُ عَنْ إِبْرَاهِي?
َ عَنْ عَبْدِ الرَّحْ?
َنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ سَلْ?
َانَ قَالَ قَالَ بَعْضُ الْ?
ُشْرِكِينَ وَهُ?
ْ يَسْتَهْزِئُونَ بِهِ إِنِّي لَأَرَى صَاحِبَكُ?
ْ يُعَلِّ?
ُكُ?
ْ حَتَّى الْخِرَاءَةِ قَالَ سَلْ?
َانُ أَجَلْ أَ?
َرَنَا أَنْ لَا نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ وَلَا نَسْتَنْجِيَ بِأَيْ?
َانِنَا وَلَا نَكْتَفِيَ بِدُونِ ثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ لَيْسَ فِيهَا رَجِيعٌ وَلَا عَظْ?
ٌ
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsyawi dalam bukunya yang berjudul Rajin Shalat tapi Keliru menuliskan, Islam melarang manusia buang air kecil pada bak mandi (air yang digunakan untuk mandi) dan pada air ya...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsyawi dalam bukunya yang berjudul Rajin Shalat tapi Keliru menuliskan, Islam melarang manusia buang air kecil pada bak mandi (air yang digunakan untuk mandi) dan pada air yang tenang. Menurut Syekh Shiddiq, hal ini adalah kesalahan yang dilakukan kebanyakan orang.
Kencing pada air yang digunakan untuk mandi sangatlah berbahaya jika berupa bak mandi atau yang serupa dengannya karena air di situ tertahan.
حَدَّثَنَا أَحْ?
َدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ فِي حَدِيثِ هِشَا?
ٍ عَنْ ?
ُحَ?
َّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّ?
َ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُ?
ْ فِي
REPUBLIKA.CO.ID,GRESIK -- Peserta Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terpaksa menggunakan pesawat untuk menuju lokasi muktamar di Jombang. Pilihan tersebut diambil setelah layanan...
REPUBLIKA.CO.ID,GRESIK -- Peserta Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terpaksa menggunakan pesawat untuk menuju lokasi muktamar di Jombang. Pilihan tersebut diambil setelah layanan pelayaran dari Bawean menuju Gresik lumpuh akibat cuaca buruk.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bawean, KH Fauzi Rauf mengatakan, kondisi tersebut membuat peserta muktamar dari Pulau Bawean harus mencari alternatif transportasi lain agar dapat menghadiri agenda akbar NU tersebut.
Menurut Kiai Fauzi, salah satu pilihan yang tersedia adalah menggunakan pesawat Susi Air dari Bandara Harun Thohir Bawean menuju Bandara Trunojoyo, Sumenep. Namun, biaya penerbangan yang harus dikeluarkan peserta mencapai sekitar
REPUBLIKA.CO.ID,TAIF -- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa dimaknai dengan mempelajari keteladanannya semasa hidup. Salah satu yang patut diteladani adalah bagaimana Nabi menyelami jiwa para pengikutnya. Nabi Muhammad SAW di...
REPUBLIKA.CO.ID,TAIF -- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa dimaknai dengan mempelajari keteladanannya semasa hidup. Salah satu yang patut diteladani adalah bagaimana Nabi menyelami jiwa para pengikutnya.
Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai seorang pemimpin besar. Beliau memiliki pengikut yang sangat banyak hingga saat ini.
Di masa perjuangannya menyebarkan agama Islam, Nabi Muhammad memiliki para pengikut yang disebut sebagai sahabat Nabi. Bahkan, para sahabat ini dikenal memiliki kesetiaan yang tinggi kepada Nabi Muhammad. Sehingga, menjadi salah satu pendukungnya untuk mempertahankan dan menyebarkan ajaran Islam.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, Prof DR Hamka (Buya Hamka), menuliskan dalam bukunya yang berjudul Sejarah Umat