Kurator Berita YPWIK 30 Agustus 2026 18:31 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 800 Pendidikan 416 Tekno 611 Olahraga 1378 Ekonomi 3049 Kesehatan 446 Nasional 4781 Berita Daerah 640 Gaya Hidup 75 Luar Negeri 737 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Kemenkes dorong pengembangan terapi sel punca yang aman
BN
Kemenkes dorong pengembangan terapi sel punca yang aman

Kemenkes dorong pengembangan terapi sel punca yang aman

29 Agustus 2026 17:05 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan, dr. Yanti Herman, MH.Kes mendorong pengembangan terapi sel punca dapat menjadi pelayanan yang aman dan manfaat nyata bagi pasien. Dalam a...

Jakarta (ANTARA) - Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan, dr. Yanti Herman, MH.Kes mendorong pengembangan terapi sel punca dapat menjadi pelayanan yang aman dan manfaat nyata bagi pasien.

Dalam acara “Update Terapi Sel Punca & Turunannya di Indonesia” di RSCM Kencana, Jakarta, Sabtu, Yanti yang sambutannya dibacakan oleh Ketua Tim Kerja Terapi Regeneratif dan Inovasi Medis, Sri Nuraini, S.K.M menyampaikan perkembangan teknologi modern pada saat ini berkembang secara cepat, seperti terapi konvensional menjadi terapi regeneratif yang kini sudah sangat dikembangkan oleh berbagai negara.

“Terapi sel punca dan produk turunannya seperti sekretom, eksosom, vesikel ekstraseluler ini memberikan harapan ya untuk

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dapur MBG NU bagikan 12.000 porsi makanan gratis saat muktamar
BN
Dapur MBG NU bagikan 12.000 porsi makanan gratis saat muktamar

Dapur MBG NU bagikan 12.000 porsi makanan gratis saat muktamar

29 Agustus 2026 16:37 Antara - Terkini Kesehatan

Jombang (ANTARA) - Tim Koordinasi dan Akselerasi Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membagikan lebih dari 12.000 porsi makanan gra...

Jombang (ANTARA) - Tim Koordinasi dan Akselerasi Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membagikan lebih dari 12.000 porsi makanan gratis, selama Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.

Penanggung jawab program MBG selama Muktamar Ke-35 NU, Gus Ulun mengatakan makanan yang dibagikan merupakan sumbangan dari Tim Koordinasi dan Akselerasi MBG serta dapur SPPG yang berada di bawah naungan PBNU.

"Untuk sistem distribusinya akan didistribusikan ke beberapa titik yang itu diatur oleh tim kita dan tim PCNU Jombang. Sehingga untuk pembagian MBG masing-masing kami berikan di setiap harinya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Cegah Penyakit Degeneratif, 36 Pos Lansia Didirikan di Tangsel Pantau Kesehatan Warga
BN
Cegah Penyakit Degeneratif, 36 Pos Lansia Didirikan di Tangsel Pantau Kesehatan Warga

Cegah Penyakit Degeneratif, 36 Pos Lansia Didirikan di Tangsel Pantau Kesehatan Warga

29 Agustus 2026 16:19 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat pelayanan bagi warga lanjut usia dengan mendirikan 36 Pos Lansia yang tersebar di berbagai wilayah Tangsel. Pos ini dimaksudkan tidak hanya menjadi tem...

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat pelayanan bagi warga lanjut usia dengan mendirikan 36 Pos Lansia yang tersebar di berbagai wilayah Tangsel.

Pos ini dimaksudkan tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tapi juga ruang bagi para lansia beraktivitas, dan bersosialisasi.

Pendiriannya tersebar di berbagai kelurahan wilayah Tangsel. Mulai dari Pondok Jagung, Serpong, Pamulang, Ciputat, Setu, Pondok Aren, hingga Parigi.

"Kenapa Pos Lansia penting? Meningkatnya angka harapan hidup membuat pelayanan bagi lansia menjadi perhatian penting pemerintah. Pos Lansia hadir bukan hanya sebagai tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang bagi lansia untuk menjaga kesehatan, tetap produktif, beraktivitas, bersosialisasi,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium
BN
RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium

RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium

29 Agustus 2026 16:15 TVOneNews Kesehatan

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Yanti Herman, MH.Kes mendorong pengembangan terapi sel punca dapat menjadi pelayanan yang aman dan manfaat nyata bag...

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Yanti Herman, MH.Kes mendorong pengembangan terapi sel punca dapat menjadi pelayanan yang aman dan manfaat nyata bagi pasien.

Dalam acara “Update Terapi Sel Punca & Turunannya di Indonesia,” Yanti yang sambutannya dibacakan oleh Ketua Tim Kerja Terapi Regeneratif dan Inovasi Medis, Sri Nuraini, S.K.M menyampaikan perkembangan teknologi modern pada saat ini berkembang secara cepat, seperti terapi konvensional menjadi terapi regeneratif yang kini sudah sangat dikembangkan oleh berbagai negara.

“Terapi sel punca dan produk turunannya seperti sekretom, eksosom, vesikel ekstraseluler ini memberikan harapan ya untuk pasien terhadap berbagai penyakit

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kulit Seperti Terbakar, Remaja Ini Berendam Berhari-hari di Kolam
BN
Kulit Seperti Terbakar, Remaja Ini Berendam Berhari-hari di Kolam

Kulit Seperti Terbakar, Remaja Ini Berendam Berhari-hari di Kolam

29 Agustus 2026 16:00 CNN Indonesia - Gaya Hidup Kesehatan

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di Murshidabad, Bengal Barat, India menghabiskan waktunya dengan berendam di dalam kolam. Kebiasaan ini telah dilakoninya selama lima tahun ke belakang. Mengutip Times of India, menurut pe...

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di Murshidabad, Bengal Barat, India menghabiskan waktunya dengan berendam di dalam kolam. Kebiasaan ini telah dilakoninya selama lima tahun ke belakang.

Mengutip Times of India, menurut penduduk setempat, remaja bernama Iqbal Sheikh itu berendam di dalam kolam siang dan malam. Terkadang, ia berendam hingga lima hari berturut-turut.

Bukan tanpa alasan, Sheikh mengaku berendam untuk 'mendinginkan' kulitnya yang terus terasa panas saat berada di daratan. Saat kulitnya menyentuh udara usai terpapar air dalam waktu lama, Sheikh merasakan sensasi terbakar yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Rasa lega hanya bisa didapatnya saat ia nyemplung ke

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tragis! Bayi Meninggal di Rumah Sakit karena Alarm Monitor Disetel Terlalu Pelan
BN
Tragis! Bayi Meninggal di Rumah Sakit karena Alarm Monitor Disetel Terlalu Pelan

Tragis! Bayi Meninggal di Rumah Sakit karena Alarm Monitor Disetel Terlalu Pelan

29 Agustus 2026 15:53 Kendari Pos Kesehatan

Kendaripos.co.id -- Kisah tragis terjadi setelah seorang bayi bernama Ismaeel Islam meninggal dunia di Royal London Hospital, Inggris. Darurat medis yang dialaminya disebut tidak segera disadari karena suara alarm alat monitor di...

Kendaripos.co.id -- Kisah tragis terjadi setelah seorang bayi bernama Ismaeel Islam meninggal dunia di Royal London Hospital, Inggris. Darurat medis yang dialaminya disebut tidak segera disadari karena suara alarm alat monitor di rumah sakit disetel terlalu pelan.

Ismaeel yang saat itu berusia di bawah enam bulan mengembuskan napas terakhir di unit perawatan khusus bayi Royal London Hospital pada 7 Maret 2025.

Kasus tersebut kemudian diselidiki oleh Koroner Mary Hassell di North London Coroner's Court.

Dalam penyelidikan terungkap bahwa Ismaeel mengalami penurunan kadar oksigen atau desaturasi serta henti napas (respiratory arrest) pada 3 November 2024.

Namun, kondisi darurat tersebut tidak segera

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wamen P2MI resmikan Migrant Center Umsura untuk siapkan pekerja formal
BN
Wamen P2MI resmikan Migrant Center Umsura untuk siapkan pekerja formal

Wamen P2MI resmikan Migrant Center Umsura untuk siapkan pekerja formal

29 Agustus 2026 15:47 Antara - Terkini Kesehatan

Surabaya (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla meresmikan Migrant Center Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), untuk menyiapkan pekerja migran sektor formal. "Hari...

Surabaya (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla meresmikan Migrant Center Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), untuk menyiapkan pekerja migran sektor formal.

"Hari ini saya bersama Pak Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, bersama Pak Kepala Balai BP3MI Jawa Timur, mengunjungi Migrant Center yang dimiliki oleh Umsura. Kita tahu bersama bagaimana Umsura ini memiliki track record di bidang kesehatan, baik itu umum dan kesehatan masyarakat, sangat baik," ujar Dzulfikar di kampus Umsura, Sabtu.

Dzulfikar mengatakan Umsura memiliki rekam jejak yang baik di bidang kesehatan, sehingga dinilai memiliki modal penting untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar kerja

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jepang catat awal musim flu tercepat kedua sejak 1999
BN
Jepang catat awal musim flu tercepat kedua sejak 1999

Jepang catat awal musim flu tercepat kedua sejak 1999

29 Agustus 2026 15:41 Antara - Terkini Kesehatan

Tokyo (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Jepang pada Jumat (28/8) menyatakan bahwa negara mereka telah memasuki musim flu, menandai musim flu tercepat kedua sepanjang setelah 1999. Sepanjang pekan lalu, 17 s.d. 23 Agustus 2026, sedi...

Tokyo (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Jepang pada Jumat (28/8) menyatakan bahwa negara mereka telah memasuki musim flu, menandai musim flu tercepat kedua sepanjang setelah 1999.

Sepanjang pekan lalu, 17 s.d. 23 Agustus 2026, sedikitnya 4.094 pasien flu dilaporkan oleh sekira 3.000 institusi pemantauan di seluruh Jepang.

Rata-rata jumlah pasien per institusi mencapai 1,11, melampaui ambang batas 1 yang menandai dimulainya musim flu, menurut kementerian tersebut.

Berdasarkan wilayah, Prefektur Okinawa di Jepang selatan mencatat jumlah kasus tertinggi selama pekan pelaporan tersebut, dengan rata-rata 4,43 kasus per institusi, kemudian diikuti oleh Iwate dan Aomori di Jepang timur laut, masing-masing dengan 2,10 dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
RSCM perkuat perkembangan layanan sel punca untuk terapi regeneratif
BN
RSCM perkuat perkembangan layanan sel punca untuk terapi regeneratif

RSCM perkuat perkembangan layanan sel punca untuk terapi regeneratif

29 Agustus 2026 15:31 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat perkembangan pelayanan sel punca (stem cell) dan turunannya di Indonesia dalam mendukung kebutuhan terapi regeneratif melalui Stem Cells a...

Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat perkembangan pelayanan sel punca (stem cell) dan turunannya di Indonesia dalam mendukung kebutuhan terapi regeneratif melalui Stem Cells and Metabolites Clinic (SCMC) di RSCM Kencana, Jakarta.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. dr. Bobi Prabowo, Sp.Em, Subsp.TK|K), M.Biomed, FICEP menegaskan bahwa RSCM berkomitmen menjaga quality control atau pengendalian mutu sehingga berbagai produk teknologi kesehatan, termasuk sel punca dapat diterapkan secara aman bagi masyarakat.

“Quality control-nya, ini yang kita inginkan bahwa yang dibutuhkan masyarakat ini sel punca itu banyak manfaatnya. Sekretom luar biasa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Maluku buka dialog soal batas TN Manusela dengan pemerintah pusat
BN
Maluku buka dialog soal batas TN Manusela dengan pemerintah pusat

Maluku buka dialog soal batas TN Manusela dengan pemerintah pusat

29 Agustus 2026 15:29 Antara - Terkini Kesehatan

Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku memfasilitasi pembahasan persoalan batas kawasan Taman Nasional (TN) Manusela dengan masyarakat, pengelola taman nasional, dan pemerintah pusat menyusul aspirasi dari 13 negeri penyangga...

Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku memfasilitasi pembahasan persoalan batas kawasan Taman Nasional (TN) Manusela dengan masyarakat, pengelola taman nasional, dan pemerintah pusat menyusul aspirasi dari 13 negeri penyangga.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Sabtu, mengatakan pemerintah provinsi mengambil peran sesuai kewenangannya dengan membuka ruang koordinasi untuk mencari penyelesaian persoalan tersebut.

Aspirasi itu disampaikan sembilan raja yang mewakili 13 negeri/desa penyangga kawasan Gunung Manusela dan Maraina saat bertemu dengan gubernur di kediamannya di Mangga Dua, Ambon, Jumat (28/8).

"Yang paling penting pemerintah mendengar dan pemerintah merespons apa yang menjadi aspirasi mereka," kata Lewerissa.

Menurut dia, penetapan batas kawasan TN

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kualitas Udara Memburuk, 5 Juta Lebih Masker Diberikan Kemenkes di Wilayah Terdampak Karhutla
BN
Kualitas Udara Memburuk, 5 Juta Lebih Masker Diberikan Kemenkes di Wilayah Terdampak Karhutla

Kualitas Udara Memburuk, 5 Juta Lebih Masker Diberikan Kemenkes di Wilayah Terdampak Karhutla

29 Agustus 2026 15:26 TVOneNews Kesehatan

Jakarta, tvOnenews.com- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membagikan lima ribu lebih masker ke berbagai wilayah yang terdampak Karhutla. Bisa dipakai masyarakat saat beraktivitas.  Hal ini sebagai langkah dari memperkuat bant...

Jakarta, tvOnenews.com- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membagikan lima ribu lebih masker ke berbagai wilayah yang terdampak Karhutla. Bisa dipakai masyarakat saat beraktivitas. 

Hal ini sebagai langkah dari memperkuat bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Kemenkes membagikan masker dan konsentrator oksigen, untuk merespons dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap 5,4 juta orang di tujuh provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan.

"Total ada 5,3 juta masker yang sudah kita bagikan kepada daerah karhutla yang sudah berdampak, ini stok masker di provinsi, masih cukup. Stok masker di provinsi masih

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kualitas Udara Memburuk, 5 Juta Lebih Masker Dibagikan Kemenkes ke Wilayah Terdampak Karhutla
BN
Kualitas Udara Memburuk, 5 Juta Lebih Masker Dibagikan Kemenkes ke Wilayah Terdampak Karhutla

Kualitas Udara Memburuk, 5 Juta Lebih Masker Dibagikan Kemenkes ke Wilayah Terdampak Karhutla

29 Agustus 2026 15:26 TVOneNews Kesehatan

Jakarta, tvOnenews.com- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membagikan lima ribu lebih masker ke berbagai wilayah yang terdampak Karhutla. Bisa dipakai masyarakat saat beraktivitas.  Hal ini sebagai langkah dari memperkuat bant...

Jakarta, tvOnenews.com- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membagikan lima ribu lebih masker ke berbagai wilayah yang terdampak Karhutla. Bisa dipakai masyarakat saat beraktivitas. 

Hal ini sebagai langkah dari memperkuat bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Kemenkes membagikan masker dan konsentrator oksigen, untuk merespons dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap 5,4 juta orang di tujuh provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan.

"Total ada 5,3 juta masker yang sudah kita bagikan kepada daerah karhutla yang sudah berdampak, ini stok masker di provinsi, masih cukup. Stok masker di provinsi masih

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 3 4 5 6 7 ... 38 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 34

YPWIK@2026