Kurator Berita YPWIK 1 September 2026 09:51 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 837 Pendidikan 415 Tekno 574 Olahraga 1450 Ekonomi 2994 Kesehatan 429 Nasional 4573 Berita Daerah 665 Gaya Hidup 63 Luar Negeri 742 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
BN
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

28 Agustus 2026 18:24 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Amerika Serikat (AS) mengerahkan satu kapal induk lagi ke kawasan Timur Tengah, saat perang melawan Iran terus berlarut-larut. Presiden AS Donald Trump memerintahkan agar Danau Ontario, yang terletak di perbatasan AS dan Kanada, d...

Amerika Serikat (AS) mengerahkan satu kapal induk lagi ke kawasan Timur Tengah, saat perang melawan Iran terus berlarut-larut. Presiden AS Donald Trump memerintahkan agar Danau Ontario, yang terletak di perbatasan AS dan Kanada, diubah namanya menjadi "Danau Amerika".

Kapal induk USS Theodore Roosevelt dilaporkan akan berlayar dari San Diego di pantai barat AS ke kawasan Timur Tengah dalam beberapa minggu mendatang, untuk misi pengerahan selama lebih dari tujuh bulan. Pengerahan ini dimaksudkan untuk menggantikan USS George Washington yang baru-baru ini dikerahkan ke kawasan tersebut.

Sementara itu, reaksi keras diberikan oleh Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, yang dengan tegas menolak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PM Qatar Bertemu Presiden Iran, Janjikan Ini ke Teheran
BN
PM Qatar Bertemu Presiden Iran, Janjikan Ini ke Teheran

PM Qatar Bertemu Presiden Iran, Janjikan Ini ke Teheran

28 Agustus 2026 18:15 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di tengah perang antara Amerika Serikat vs Iran. Pertemuan tersebut terjadi pada Kamis (27/8) di Teheran, yang menjadi k...

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di tengah perang antara Amerika Serikat vs Iran.

Pertemuan tersebut terjadi pada Kamis (27/8) di Teheran, yang menjadi kunjungan perdana Al Thani ke Iran sejak perang meletus.

Dilansir dari Anadolu Agency, dalam pertemuan itu, Sheikh Mohammed menyampaikan kepada Pezeshkian bahwa Qatar bersedia memberikan semua bantuan sebisanya untuk meringankan kesulitan yang dihadapi rakyat Iran.

"Qatar tidak ingin rakyat Iran menghadapi kesulitan sementara negara-negara di kawasan hanya menonton," kata Sheikh Mohammed.

"Kami akan memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk meringankan kesulitan rakyat Iran yang merupakan saudara kami," lanjutnya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Raja Baru Norwegia Haakon VIII Naik Takhta di Tengah Skandal Istri dan Anak Tiri
BN
Raja Baru Norwegia Haakon VIII Naik Takhta di Tengah Skandal Istri dan Anak Tiri

Raja Baru Norwegia Haakon VIII Naik Takhta di Tengah Skandal Istri dan Anak Tiri

28 Agustus 2026 18:10 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Oslo - Norwegia kini memiliki raja baru. Salah satu tantangan yang dihadapi sang raja adalah menjaga stabilitas monarki sekaligus meningkatkan kembali popularitas keluarga kerajaan, yang belakangan tercoreng akibat h...

Liputan6.com, Oslo - Norwegia kini memiliki raja baru. Salah satu tantangan yang dihadapi sang raja adalah menjaga stabilitas monarki sekaligus meningkatkan kembali popularitas keluarga kerajaan, yang belakangan tercoreng akibat hubungan masa lalu istrinya dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang telah meninggal dunia, serta vonis pemerkosaan terhadap anak tirinya.

Putra Mahkota Haakon (53) naik takhta sebagai Raja Haakon VIII setelah ayahnya Raja Harald V meninggal pada Jumat (28/8/2026). Anak sulung Haakon, Ingrid Alexandra, kini menyandang gelar putri mahkota dan menjadi pewaris takhta.

Haakon sudah cukup berpengalaman menjalankan tugas kerajaan. Dalam beberapa tahun terakhir, ketika usia Harald semakin lanjut dan kesehatannya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Peretas China Bobol Jaringan Vital AS, NASA hingga Senat Jadi Target
BN
Peretas China Bobol Jaringan Vital AS, NASA hingga Senat Jadi Target

Peretas China Bobol Jaringan Vital AS, NASA hingga Senat Jadi Target

28 Agustus 2026 18:10 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Washington, Beritasatu.com – Peretas China yang dikaitkan dengan perusahaan berbasis di Nanjing dilaporkan menargetkan sejumlah jaringan sensitif milik Pemerintah Amerika Serikat (AS), termasuk NASA, Departemen Kehakiman, Federal...

Washington, Beritasatu.com – Peretas China yang dikaitkan dengan perusahaan berbasis di Nanjing dilaporkan menargetkan sejumlah jaringan sensitif milik Pemerintah Amerika Serikat (AS), termasuk NASA, Departemen Kehakiman, Federal Reserve, hingga Senat AS.

Pemerintah AS menyatakan telah mengganggu operasi tersebut dengan menyita dua domain yang digunakan untuk menjalankan platform peretasan.

Mengutip Al Jazeera, Jumat (28/8/2026), Departemen Kehakiman AS atau Department of Justice (DOJ) pada Rabu (26/8/2026) mengumumkan tindakan terhadap dua platform bernama QScan dan QTRouter. Berdasarkan dokumen pengadilan, kedua platform tersebut digunakan untuk membobol perangkat yang terhubung ke internet sekaligus menyamarkan sumber serangan.

Infrastruktur tersebut disebut telah digunakan untuk mengompromikan jaringan kritis

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Heboh Ulama Hadis Arab Saudi al-Tarifi Terancam Dihukum Mati setelah Dipenjara Dipenjara
BN
Heboh Ulama Hadis Arab Saudi al-Tarifi Terancam Dihukum Mati setelah Dipenjara Dipenjara

Heboh Ulama Hadis Arab Saudi al-Tarifi Terancam Dihukum Mati setelah Dipenjara Dipenjara

28 Agustus 2026 18:04 TVOneNews Luar Negeri

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pendakwah kondang sekaligus ulama hadis ternama di Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz al-Tarifi terancam hukuman mati. Hal itu terjadi setelah dirinya menjalani masa penahanan di penjara selama lebih da...

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pendakwah kondang sekaligus ulama hadis ternama di Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz al-Tarifi terancam hukuman mati. Hal itu terjadi setelah dirinya menjalani masa penahanan di penjara selama lebih dari 10 tahun.

Abdul Aziz al-Tarifi ditahan di penjara al-Ha'ir Riyadh. Ulama sekaligus pakar hadis terkemuka itu juga ditempatkan di dalam ruang isolasi.

Dimuat tvOnenews.com dari laman Middle East Monitor pada Jumat (28/8/2026), AlQST, organisasi hak asasi manusia (HAM) di Arab Saudi menyampaikan informasi mengejutkan terkait kabar terbaru Sheikh Abdul Aziz al-Tarifi.

ALQST yang juga lembaga non profit itu merasa prihatin atas kasus menjerat ulama kondang tersebut. Pendakwah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Danau Lumpur di Perbatasan Nepal-Tibet Meluap, Operasi SAR Disetop
BN
Danau Lumpur di Perbatasan Nepal-Tibet Meluap, Operasi SAR Disetop

Danau Lumpur di Perbatasan Nepal-Tibet Meluap, Operasi SAR Disetop

28 Agustus 2026 17:56 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Sebuah danau yang terbentuk akibat tanah longsor di perbatasan Nepal-Tibet dilaporkan mulai meluap pada Jumat (28/8) waktu setempat. Kondisi ini memicu kepanikan dan mengancam wilayah-wilayah yang sebelumnya hancur akibat banjir b...

Sebuah danau yang terbentuk akibat tanah longsor di perbatasan Nepal-Tibet dilaporkan mulai meluap pada Jumat (28/8) waktu setempat. Kondisi ini memicu kepanikan dan mengancam wilayah-wilayah yang sebelumnya hancur akibat banjir bandang dahsyat dua hari lalu.

Otoritas Nepal dan China memutuskan untuk menangguhkan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) dengan adanya situasi terkini.

Terjangan banjir dandang dahsyat pada Rabu (26/8) pagi, yang dipicu oleh runtuhnya gletser, sejauh ini menewaskan sedikitnya 469 orang di Nepal dan lima orang lainnya di Tibet -- bertambah dari tadinya tiga orang tewas. Lebih dari 1.000 orang, sebagian besar warga negara asing (WNA), dilaporkan hilang di kedua wilayah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bendungan Meluap, Banjir Bandang Kedua Ancam Nepal
BN
Bendungan Meluap, Banjir Bandang Kedua Ancam Nepal

Bendungan Meluap, Banjir Bandang Kedua Ancam Nepal

28 Agustus 2026 17:46 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Banjir bandang dan risiko tanah longsor baru mengancam Nepal usai bendungan yang menampung 2 juta kubik air mulai meluap pada Jumat (28/8) pagi waktu setempat. Bendungan itu terbentuk dari titik pertemuan sungai dan berisiko melua...

Banjir bandang dan risiko tanah longsor baru mengancam Nepal usai bendungan yang menampung 2 juta kubik air mulai meluap pada Jumat (28/8) pagi waktu setempat.

Bendungan itu terbentuk dari titik pertemuan sungai dan berisiko meluap dan mengakibatkan tanah longsor serta banjir yang menghantam wilayah di Nepal. Kini, volume air sudah mencapai 2,5 juta kubik.

Stasiun televisi pemerintah China, CCTV, melaporkan bendungan itu meluap tanpa henti sejak pagi dan menyulitkan tim melakukan operasi penyelamatan.

"Ada kemungkinan besar hal itu bisa memicu banjir bandang atau tanah longsor baru, jadi sangat berbahaya ke daerah-daerah yang sudah diidentifikasi sebagai prioritas untuk operasi pencarian dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
10.000 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Banjir Bandang Nepal
BN
10.000 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Banjir Bandang Nepal

10.000 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Banjir Bandang Nepal

28 Agustus 2026 17:21 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com – Sedikitnya 10.000 keluarga dilaporkan kehilangan rumah akibat banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8/2026). Informasi ini diungkap oleh International Federation...

Kathmandu, Beritasatu.com – Sedikitnya 10.000 keluarga dilaporkan kehilangan rumah akibat banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8/2026). Informasi ini diungkap oleh International Federation of Red Cross (IFRC) atau Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. 

Juru Bicara IFRC, Tommaso Della Longa menggambarkan kondisi di wilayah terdampak sebagai sebuah bencana yang sangat parah. 

"Situasinya sangat buruk," kata Della Longa, seperti melansir Anadolu, Jumat (28/8/2026). 

Kondisi medan yang sangat berat, jaringan komunikasi yang terputus, hingga rusaknya infrastruktur seperti jembatan dan jalan menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat. Selain menggunakan jalur darat tersisa yang masih dapat dilalui,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pemprov DKI Janji Bikin Jembatan Tegal Alur Permanen usai Pengerukan Sungai
BN
Pemprov DKI Janji Bikin Jembatan Tegal Alur Permanen usai Pengerukan Sungai

Pemprov DKI Janji Bikin Jembatan Tegal Alur Permanen usai Pengerukan Sungai

28 Agustus 2026 17:20 MetroTVNews - Internasional Luar Negeri

Pemprov DKI Janji Bikin Jembatan Tegal Alur Permanen usai Pengerukan Sungai. Berita MetroTVNews kategori 13 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Pemprov DKI Janji Bikin Jembatan Tegal Alur Permanen usai Pengerukan Sungai. Berita MetroTVNews kategori 13 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kronologi Trump Kembali Sewot dengan Kanada
BN
Kronologi Trump Kembali Sewot dengan Kanada

Kronologi Trump Kembali Sewot dengan Kanada

28 Agustus 2026 17:15 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali bersitegang dengan Kanada setelah kedua negara hampir mencapai kesepakatan dan justru berakhir dengan perang dagang. Ketegangan memanas setelah Kanada memberlakukan tarif hingga 50 per...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali bersitegang dengan Kanada setelah kedua negara hampir mencapai kesepakatan dan justru berakhir dengan perang dagang.

Ketegangan memanas setelah Kanada memberlakukan tarif hingga 50 persen terhadap ratusan produk AS pada Selasa (25/8).

Sehari setelah tarif berlaku, Trump menyebut Kanada sebagai "salah satu negara terburuk di dunia untuk diajak berurusan".

Perdana Menteri Kanada Mark Carney kemudian menyebut Trump berusaha "menghancurkan" industri otomotif negaranya.

Padahal, beberapa hari sebelumnya, kedua negara dilaporkan hampir mencapai kesepakatan.

Kedua negara saling menyalahkan atas kegagalan negosiasi yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Kanada awalnya tertarik mendapatkan pengurangan tarif tinggi AS terhadap baja,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Bertambah Jadi 469 Orang, 1.500 Orang Hilang
BN
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Bertambah Jadi 469 Orang, 1.500 Orang Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Bertambah Jadi 469 Orang, 1.500 Orang Hilang

28 Agustus 2026 17:08 iNews - Internasional Luar Negeri

KATHMANDU, iNews.id - Korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal dan China melonjak menjadi 469 orang, Jumat (28/8/2026). Sementara itu, lebih dari 1.500 orang dilaporkan masih hilang. Dilansir Associated Press...

KATHMANDU, iNews.id - Korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal dan China melonjak menjadi 469 orang, Jumat (28/8/2026). Sementara itu, lebih dari 1.500 orang dilaporkan masih hilang.

Dilansir Associated Press (AP), Kepolisian Nepal melaporkan jumlah korban meninggal di wilayahnya meningkat tajam dari 390 orang pada Kamis, 27 Agustus, menjadi 469 orang. Tim penyelamat masih menyisir lumpur dan puing-puing untuk mencari ratusan korban yang belum ditemukan.

China belum memperbarui jumlah korban tewas di wilayah Tibet yang sebelumnya dilaporkan sebanyak tiga orang. Secara keseluruhan, Nepal dan China menyatakan lebih dari 1.500 orang masih hilang dalam bencana yang melanda kawasan Himalaya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
BN
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2

Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2

28 Agustus 2026 17:01 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Investigasi awal menyimpulkan bahwa "runtuhan gletser" menyebabkan banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8) waktu setempat. Dampak dari runtuhnya gletser di area terpencil Himalaya itu sangat kuat hing...

Investigasi awal menyimpulkan bahwa "runtuhan gletser" menyebabkan banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8) waktu setempat. Dampak dari runtuhnya gletser di area terpencil Himalaya itu sangat kuat hingga tercatat setara dengan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2.

Data terbaru menyebutkan total sedikitnya 472 orang tewas akibat bencana mengerikan tersebut, yang terdiri atas 469 korban tewas di Nepal dan tiga korban tewas di Tibet.

Lebih dari 1.400 orang lainnya, termasuk ratusan warga negara asing (WNA) dari puluhan negara, dinyatakan hilang di Nepal. Sedangkan laporan terpisah dari televisi pemerintah China, CCTV, menyebutkan bahwa 558 orang hilang di area Gyirong,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 39 40 41 42 43 ... 62 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 14

YPWIK@2026