Botok Hadiri Rapat Paripurna DPR, Habiburokhman Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset akan disahkan menjadi undang-undang paling lambat pada Rapat Paripurna DPR RI pada Desember 2026. Kepastian i...
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset akan disahkan menjadi undang-undang paling lambat pada Rapat Paripurna DPR RI pada Desember 2026.
Kepastian itu disampaikan saat menyampaikan laporan perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset di Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Adapun, Rapat Paripurna DPR RI tersebut turut dihadiri 14 perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Mereka di antaranya Koordinator AMPB Supriyono alias Mas Botok, Teguh Istiyanto, Anik, Ali Juana, Vender, Wildan, Didik, Mardi, Paijan, Nunung Setiawan, Wahyu Hardianto, Suryani Kaliyana, Yunanto, dan Muhammad Buhari.
Habiburokhman menegaskan, pengesahan RUU Perampasan