Kurator Berita YPWIK 2 November 2026 23:41 WITA online: 6
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 483 Pendidikan 242 Tekno 457 Olahraga 953 Ekonomi 2284 Kesehatan 193 Nasional 2644 Berita Daerah 74 Gaya Hidup 43 Luar Negeri 449 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat
BN
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

29 Oktober 2026 08:30 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bergerak ke zona hijau setelah dua hari berturut-turut berakhir di zona merah sejak awal pekan. Indeks ditutup menguat 0,31% ke level 5.282,31 pada perdagangan...

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bergerak ke zona hijau setelah dua hari berturut-turut berakhir di zona merah sejak awal pekan. Indeks ditutup menguat 0,31% ke level 5.282,31 pada perdagangan Rabu (28/10/2026).

Aktivitas perdagangan mencatat volume 321,86 juta lot dengan nilai transaksi Rp14,56 triliun yang berputar 1,55 juta kali.

Seiring dengan itu, investor asing mencatat aksi pembelian bersih sebesar Rp664,14 miliar di seluruh pasar. Perinciannya, sebesar Rp257,74 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp406,50 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Di samping itu, terdapat pula sejumlah saham yang kompak masuk antrean jual asing saat IHSG menguat.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik
BN
Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik

Bos BRIN Lapor Prabowo Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Listrik

29 Oktober 2026 08:30 DetikFinance Ekonomi

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto soal limbah sawit menjadi energi alternatif. Arif mengatakan limbah sawit yang melimpah di Indonesia bisa diolah menjadi biogas. Bi...

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto soal limbah sawit menjadi energi alternatif.

Arif mengatakan limbah sawit yang melimpah di Indonesia bisa diolah menjadi biogas. Biogas yang dihasilkan itu bisa dipakai untuk bahan bakar pembangkit listrik ataupun untuk gas tabung kebutuhan rumah tangga.

"Tadi kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden sejumlah potensi energi yang dapat dikembangkan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah sawit menjadi biogas," ujar Arif usai melakukan pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026) kemarin.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wall Street Menguat 3 Hari Beruntun, Ini Pendorongnya
BN
Wall Street Menguat 3 Hari Beruntun, Ini Pendorongnya

Wall Street Menguat 3 Hari Beruntun, Ini Pendorongnya

29 Oktober 2026 08:29 Kompas - Money Ekonomi

NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) alias Wall Street ditutup menguat tiga hari beruntun pada perdagangan Rabu (28/10/2026) waktu setempat, saat sentimen The Fed mempertahankan suku bunga acuannya. Mengutip CNBC, indeks S&P 500 naik 0,28 persen dan ditutup pada level 7.743,98. Nasdaq Composite menguat 0,27 persen ke posisi 26.549,85. Dow...

NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) alias Wall Street ditutup menguat tiga hari beruntun pada perdagangan Rabu (28/10/2026) waktu setempat, saat sentimen The Fed mempertahankan suku bunga acuannya.

Mengutip CNBC, indeks S&P 500 naik 0,28 persen dan ditutup pada level 7.743,98. Nasdaq Composite menguat 0,27 persen ke posisi 26.549,85.

Dow Jones Industrial Average bertambah 97,53 poin atau 0,19 persen menjadi 52.475,10.

Adapun, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75-4 persen.

Sebelumnya, bank sentral AS itu menaikkan suku bunga 25 basis poin dalam pertemuan September, yang menjadi kenaikan pertama sejak 2023.

Keputusan telah diperkirakan oleh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang
BN
Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

29 Oktober 2026 08:28 Republika - Ekonomi Ekonomi

BALI – Rangkaian 51st ASCOPE (ASEAN Council on Petroleum and Energy) Council Meeting 2026 di Bali resmi ditutup dengan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis dan progres signifikan dalam penguatan arsitektur energi regional....

BALI – Rangkaian 51st ASCOPE (ASEAN Council on Petroleum and Energy) Council Meeting 2026 di Bali resmi ditutup dengan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis dan progres signifikan dalam penguatan arsitektur energi regional. Forum tahunan ini menegaskan kembali komitmen bersama negara-negara anggota dalam menghadapi tantangan transisi energi, pengamanan rantai pasok, serta pertukaran teknologi di kawasan Asia Tenggara.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menekankan bahwa ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memastikan keberlanjutan energi untuk generasi mendatang.

“Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Merajut ekonomi sirkular dari limbah ternak di hulu Sungai Cikapundung
BN
Merajut ekonomi sirkular dari limbah ternak di hulu Sungai Cikapundung

Merajut ekonomi sirkular dari limbah ternak di hulu Sungai Cikapundung

29 Oktober 2026 08:26 Antara - Terkini Ekonomi

Bandung Barat (ANTARA) - Kabut pagi menyelimuti Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Di tengah udara dingin pegunungan, para peternak sapi perah memulai kesibukan mereka: membersihkan kandang dan menyiapkan pakan....

Bandung Barat (ANTARA) - Kabut pagi menyelimuti Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Di tengah udara dingin pegunungan, para peternak sapi perah memulai kesibukan mereka: membersihkan kandang dan menyiapkan pakan. Dari rutinitas harian inilah, susu terus mengalir menjadi tumpuan hidup warga setempat.​

Namun, ada bayang-bayang masalah di balik keberlanjutan usaha ini, yaitu kotoran ternak. Berada di hulu Sungai Cikapundung, limbah tanpa pengolahan berisiko tinggi mencemari sungai hingga area hilir. Di sisi lain, keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama para peternak.

​Di tengah keresahan itu, Ketua Karang Taruna Motekar Kampung Sukaluyu, Atep Suhendar, justru melihat peluang. Ia menggagas ide untuk mengolah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hitungan Hapus Sanksi Pajak: Makin Telat Lapor, Diskon Makin Kecil
BN
Hitungan Hapus Sanksi Pajak: Makin Telat Lapor, Diskon Makin Kecil

Hitungan Hapus Sanksi Pajak: Makin Telat Lapor, Diskon Makin Kecil

29 Oktober 2026 08:25 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto memberi simulasi bagaimana kebijakan pengurangan dan penghapusan sanksi administrasi bekerja. Intinya, semakin cepat wajib pajak menyampaikan Surat Pemberitahu...

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto memberi simulasi bagaimana kebijakan pengurangan dan penghapusan sanksi administrasi bekerja. Intinya, semakin cepat wajib pajak menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, semakin besar sanksi keterlambatan yang dihapus.

Simulasi itu disampaikan Bimo saat menutup acara sosialisasi perpajakan yang digelar Kantor Wilayah DJP se-Jakarta Raya, Rabu (29/10/2026). Kebijakan ini mengacu pada PMK Nomor 71 Tahun 2026 dan aturan teknis KEP-239/PJ/2026.

Bimo menuturkan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2026 adalah penyempurnaan atas PMK Nomor 118 Tahun 2024. Adapun, kebijakan ini dilakukan bertujuan memberikan keadilan, kepastian hukum, serta kemudahan bagi wajib pajak.

Dia

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan, Inflasi AS Masih Jadi Ancaman
BN
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan, Inflasi AS Masih Jadi Ancaman

The Fed Tahan Suku Bunga Acuan, Inflasi AS Masih Jadi Ancaman

29 Oktober 2026 08:20 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada Rabu (28/10/2026). Keputusan ini diambil di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi dan dini...

Liputan6.com, Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada Rabu (28/10/2026). Keputusan ini diambil di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi dan dinilai lebih sulit dikendalikan.

Dalam keputusan yang telah diperkirakan pasar tersebut, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mempertahankan suku bunga dana federal di kisaran 3,75%-4%. Level ini berlaku sejak The Fed menaikkan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase pada September.

Dalam pernyataan setelah rapat, The Fed menyebut, “Inflasi masih tinggi," dikutip dari CNBC, Kamis (29/10/2026).

“Akumulasi informasi yang lebih banyak akan membantu Komite menentukan sikap kebijakan yang tepat untuk

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Teh Botol Sosro Buka Suara soal Viral Dugaan Produk Isi Sabun
BN
Teh Botol Sosro Buka Suara soal Viral Dugaan Produk Isi Sabun

Teh Botol Sosro Buka Suara soal Viral Dugaan Produk Isi Sabun

29 Oktober 2026 08:16 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

PT Sinar Sosro perusahaan yang memproduksi minuman berarorama teh melati, Teh Botol Sosro buka suara terkait video viral yang menunjukkan temuan salah produknya diduga mengandung sabun. Melalui unggahan di akun Instagram resmi @te...

PT Sinar Sosro perusahaan yang memproduksi minuman berarorama teh melati, Teh Botol Sosro buka suara terkait video viral yang menunjukkan temuan salah produknya diduga mengandung sabun.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @tehbotolsosroid perusahaan menyampaikan akan bertindak tegas dalm menyikapi dugaan temuan produk mengandung sabun.

"Kami mengetahui adanya unggahan yang beredar dan kami menanggapi hal ini dengan serius," tulis Teh Botol Sosro, Rabu (28/10).

Untuk menindaklanjuti kondisi yang terjadi, Teh Botol Sosro tengah melakukan investigasi secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk memastikan fakta-fakta relevan terkait dugaan video viral yang beredar di masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk meninjau setiap informasi secara cermat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tehbotol Sosro Buka Suara soal Viral Dugaan Produk Isi Sabun
BN
Tehbotol Sosro Buka Suara soal Viral Dugaan Produk Isi Sabun

Tehbotol Sosro Buka Suara soal Viral Dugaan Produk Isi Sabun

29 Oktober 2026 08:16 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

PT Sinar Sosro perusahaan yang memproduksi minuman berarorama teh melati, Tehbotol Sosro buka suara terkait video viral yang menunjukkan temuan salah produknya diduga mengandung sabun. Melalui unggahan di akun Instagram resmi @teh...

PT Sinar Sosro perusahaan yang memproduksi minuman berarorama teh melati, Tehbotol Sosro buka suara terkait video viral yang menunjukkan temuan salah produknya diduga mengandung sabun.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @tehbotolsosroid perusahaan menyampaikan akan bertindak tegas dalm menyikapi dugaan temuan produk mengandung sabun.

"Kami mengetahui adanya unggahan yang beredar dan kami menanggapi hal ini dengan serius," tulis Tehbotol Sosro, Rabu (28/10).

Untuk menindaklanjuti kondisi yang terjadi, Tehbotol Sosro tengah melakukan investigasi secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk memastikan fakta-fakta relevan terkait dugaan video viral yang beredar di masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk meninjau setiap informasi secara cermat dan objektif, guna

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gubernur BI Eksklusif di Top Economy: Stabilitas Rupiah, MSCI, dan QRIS
BN
Gubernur BI Eksklusif di Top Economy: Stabilitas Rupiah, MSCI, dan QRIS

Gubernur BI Eksklusif di Top Economy: Stabilitas Rupiah, MSCI, dan QRIS

29 Oktober 2026 08:16 MetroTVNews - Ekonomi Ekonomi

Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjawab berbagai isu seputar perekonomian secara eksklusif di program Top Economy Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026. Beberapa isu yang dibahas yaitu stabilitas rupiah, pole...

Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjawab berbagai isu seputar perekonomian secara eksklusif di program Top Economy Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026. Beberapa isu yang dibahas yaitu stabilitas rupiah, polemik indeks indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI), dan perluasan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Destry mendukung pemerintah untuk memperkuat ekspor. Hal ini penting untuk meningkatkan pendapatan negara dan menguatkan nilai tukar rupiah.

Ia menjelaskan, pemerintah perlu memfokuskan ekspor agar terjadi transfer pricing. Menurutnya, ada potensi-potensi ekspor Indonesia yang masih belum optimal.

"Selama ini kita tahu juga memang mungkin banyak potensi-potensi ekspor kita yang mestinya bisa lebih tinggi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Aturan Pajak di Berbagai Negara, Ada yang Tertinggi hingga Nol Persen
BN
Aturan Pajak di Berbagai Negara, Ada yang Tertinggi hingga Nol Persen

Aturan Pajak di Berbagai Negara, Ada yang Tertinggi hingga Nol Persen

29 Oktober 2026 08:16 MetroTVNews - Ekonomi Ekonomi

Jakarta: Sistem perpajakan di setiap negara berbeda-beda tergantung pada kebijakan ekonomi, kebutuhan anggaran publik, dan tingkat kesejahteraan sosial yang ingin dicapai. Ada negara dengan pajak individu tertinggi, sementara nega...

Jakarta: Sistem perpajakan di setiap negara berbeda-beda tergantung pada kebijakan ekonomi, kebutuhan anggaran publik, dan tingkat kesejahteraan sosial yang ingin dicapai. Ada negara dengan pajak individu tertinggi, sementara negara lain memberikan kebebasan pajak.

Dikutip dari Klikpajak, pajak merupakan instrumen utama suatu negara untuk membiayai program sosial, infrastruktur, dan pelayanan publik. Negara tidak hanya memungut pajak dari penghasilan individu, tetapi juga pajak perusahaan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan berbagai pungutan pajak lainnya.

Negara-negara dengan PPh tertinggi biasanya berada di kawasan Eropa, di mana pajak digunakan untuk membiayai fasilitas publik dan jaminan sosial yang menyeluruh:

Denmark: Mencapai sekitar 55,9 hingga 60,5 persen.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rekening Gratis Rp50 Ribu: Ini 3 Kriteria Penerimanya
BN
Rekening Gratis Rp50 Ribu: Ini 3 Kriteria Penerimanya

Rekening Gratis Rp50 Ribu: Ini 3 Kriteria Penerimanya

29 Oktober 2026 08:16 MetroTVNews - Ekonomi Ekonomi

Jakarta: Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria bagi masyarakat yang menjadi sasaran awal program Satu Orang Satu Rekening. Melalui program ini, pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan setoran awal Rp50 ribu untuk memperluas...

Jakarta: Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria bagi masyarakat yang menjadi sasaran awal program Satu Orang Satu Rekening. Melalui program ini, pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan setoran awal Rp50 ribu untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Program tersebut menyasar masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah yang memenuhi persyaratan tertentu. Pemerintah melakukan pencocokan data untuk menentukan calon penerima yang sesuai dengan kriteria.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut jumlah sasaran awal program ini sekitar 25 juta warga. Angka tersebut diperoleh setelah pemerintah melakukan pemadanan data calon penerima.

Berikut kriteria masyarakat yang menjadi sasaran awal program rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu: 

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 251 252 253 254 255 ... 258 Next

Berita Nusantara menghimpun berita dari berbagai media. Semua berita mencantumkan sumber asli dan bukan hasil liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 1639

YPWIK@2026