PLN optimalkan PLTS Bali untuk mengurangi ketergantungan BBM impor
Jembrana (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengoptimalkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas hingga 1.000 megawatt peak (MWp) yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) 3,3 gigawatt hour (GWh) unt...
Jembrana (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengoptimalkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas hingga 1.000 megawatt peak (MWp) yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) 3,3 gigawatt hour (GWh) untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) impor di Bali.
"Dengan adanya program PLTS ini, maka sistem kelistrikan Bali bergeser, yang tadinya ada faktor penggunaan BBM yang impor digantikan dengan energi dari domestik,” kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat peluncuran pengembangan PLTS Gilimanuk di Jembrana, Bali, Selasa.
“Nanti dari energi yang mahal menjadi energi murah, dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan," katanya menambahkan.
Darmawan menjelaskan keunggulan